DPRD Sleman Janji Laporkan Tindak Lanjut Persoalan MBG Dalam Sepekan
DPRD Sleman berjanji melaporkan tindak lanjut persoalan MBG dalam sepekan, termasuk kasus keracunan dan evaluasi SPPG.
Wisatawan berada di area pemecah ombak, Pantai Glagah, Kulongprogo - ist/Kulonprogokab.go.id
Harianjogja.com, KULONPROGO—Untuk menjaga kebersihan lokasi wisata Pantai Glagah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulonprogo segera menyalurkan kontainer sampah. Pengadaan kontainer tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kelestarian lingkungan di Pantai Glagah.
Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kulonprogo, Tristijanti mengatakan bahwa dukungan sarana dan prasarana (sarpras) dalam pengurangan dan penanganan sampah tersebut sangat penting.
“Pengelolaan sampah harus dilakukan secara sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. Pengelolaan sampah juga perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Tristijanti, Rabu (5/7/2023).
BACA JUGA: 5 Kuliner Pasar Kranggan Dekat Tugu Jogja yang Tak Bikin Kantong Jebol
Tristijanti menambahkan peningkatan pelayanan pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan penambahan sarpras pengelolaan sampah seperti pengadaan kontainer sampah. Kontainer tersebut akan disalurkan di dua titik di wilayah objek wisata Pantai Glagah.
“Kontainernya ada dua. Satu akan kami letakkan di dekat Plaza Pantai Glagah dan sisanya akan kami letakkan di dekat relokasi warga. Pagu anggaran untuk pengadaan dua kontainer tersebut mencapai Rp194 juta dari dana alokasi khusus [DAK] 2023,” katanya.
Kontainer tersebut akan sangat bermanfaat mengingat Pantai Glagah menjadi objek wisata dengan kunjungan wisatawan terbesar di Kulonprogo. Pada 2022, kunjungan di sana mencapai 606.500 wisatawan. Pantai Glagah juga ditarget dapat memasok PAD sebesar Rp3,6 miliar tahun 2023. "Tahun depan, kalau disetujui kami akan mengadakan armroll," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman berjanji melaporkan tindak lanjut persoalan MBG dalam sepekan, termasuk kasus keracunan dan evaluasi SPPG.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.