Acosta Sebut KTM Mulai Dekati Ducati di MotoGP Catalunya
Alex Marquez menang sprint race MotoGP Catalunya 2026 usai mengalahkan Pedro Acosta dengan selisih tipis 0,041 detik.
Ilustrasi. /Antara foto- Okky Lukmansyah
Harianjogja.com, BANTUL—Kekeringan di Bantul semakin meluas. Jika sebelumnya, krisis air bersih dialami dua kalurahan di Kapanewon Dlingo, yakni Jatimulyo dan Terong, kini persoalan itu dialami oleh Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri.
BACA JUGA: Lurah Sriharjo Minta Solusi atas Amblesnya Jalan Wisata Srikeminut
Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun, mengatakan sedikitnya ada 27 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan di wilayahnya. Ke-27 KK tersebut tersebar di RT01 sampai RT 06 di Padukuhan Palemadu. Adapun penyebabnya dikarenakan sumur gali yang selama ini digunakan masyarakat dalam kondisi kering.
"Untuk itu, ada pengajuan air bersih. Sebab, sumur gali yang biasa digunakan masyarakat kondisinya kering," kata Titik kepada Harianjogja.com, Sabtu (12/8/2023).
Terpisah, Kepala Dinsos Kabupaten Bantul , Gunawan Budi Santoso mengakui telah menerima permintaan dropping air bersih untuk masyarakat di Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri.
"Sementara, mereka minta dropping air bersih satu tangki (5.000 liter air bersih)," katanya.
Sebelumnya, Penewu Dlingo Agus Jaka Sunarya mengatakan permintaan dropping air bersih telah dilakukan oleh pemerintah kalurahan Jatimulyo dan Terong sejak awal Juli 2023. Sebab, ada tiga padukuhan di Jatimulyo dan 3 padukuhan di Terong mengalami kendala dalam penyediaan air bersih.
Padahal, air bersih tersebut digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak dan untuk konsumsi. Bukan untuk kebutuhan lainnya seperti pengairan sawah.
"Penyebabnya, pompa airnya rusak. Oleh karena itu, mereka secara rutin mengajukan permintaan dropping air bersih, baik melalui Dinas Sosial, PMI maupun BPBD. Jika ditotal sudah ada sekitar 100 tangki air didrop ke sejumlah titik di wilayah tersebut," kata Agus.
Meski pengajuan dropping air bersih masih dilakukan, namun Agus optimistis persoalan kekeringan di dua kalurahan tersebut akan segera teratasi. Hal ini menyusul telah mulai diperbaikinya pompa air yang mengalirkan air ke kedua kalurahan tersebut.
"Targetnya akhir bulan ini sudah selesai. Karena saat ini pompanya juga sudah dalam proses perbaikan," terang Agus.
Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah mengakui sejauh ini jawatannya telah melakukan dropping air bersih ke kedua kalurahan tersebut. Untuk wilayah lainnya, sejauh ini, Aka mengaku belum mendapatkan permintaan droping air.
"Untuk Kalurahannya Jatimulyo dan Terong, kami sudah mulai dropping sejak awal bulan ini. Kami biasanya kirimkan tangki air bersih dengan kapasitas 28.000 liter," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alex Marquez menang sprint race MotoGP Catalunya 2026 usai mengalahkan Pedro Acosta dengan selisih tipis 0,041 detik.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.
Sam Altman mengungkap Gen Z kini memakai ChatGPT sebagai penasihat hidup, berbeda dengan generasi tua yang masih menggunakannya seperti Google.