Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Redaktur Harian Jogja, Galih Eko Kurniawan saat menjelaskan materi jurnalistik pada siswi SMA Pangudi Luhur di Harian Jogja, Kamis (31/8/2023)-Harian Jogja/ Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Pangudi Luhur Jogja mengunjungi kantor Harian Jogja, Kamis (31/8/2023) siang. Kunjungan tersebut dalam rangka mempelajari jurnalistik, utamanya konten berita yang diproduksi Harian Jogja.
Mereka yang berkunjung ini adalah kelas X dan XI yang ikut dalam kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik di sekolah. Kedatangan mereka diterima oleh Redaktur Harian Jogja, Galih Eko Kurniawan.
Galih menjelaskan soal jurnalistik, seperti proses pembuatan berita dan bagaimana tugas seorang jurnalis. Menurutnya tugas jurnalis saat ini dipermudah dengan perkembangan digital karena sumber informasi di dapatkan dari situ. “Tapi informasi tersebut harus dikroscek kembali ke sumber yang terpercaya baik melalui akun resmi atau narasumber langsung,” katanya.
Galih menekankan kepada jurnalis pemula untuk mempersiapkan daftar pertanyaan sebelum wawancara dengan narasumber. Data pertanyaan tersebut dapat membantu jurnalis dalam proses wawancara agar proses wawancara berjalan lancar. Selain itu penting juga mengetahui latar belakang dari narasumber yang akan diwawancarai.
Setelah mendapatkan informasi dari narasumber agar segera membuat beritanya jika berita tersebut terkait dengan peristiwa, kecuali berita feature atau indepth. Dalam memilih narasumber juga harus berkaitan peristiwa yang akan ditulis.
Setelah selesai paparan dan proses tanya jawab, para siswi ini juga diajak langsung memasuki ruang redaksi. Mereka melihat proses editing berita, kemudian berlanjut ke penyuntingan gambar. Selain itu mereka berkesempatan untuk melihat langsung kantor Star Jogja, radionya Harian Jogja.
BACA JUGA:Belajar Jurnalistik, Humas Setwan DPRD DIY Kunjungi Harian Jogja
Guru Pembimbing Ekstrakurikuler Jurnalistik SMA Pangudi Luhur Jogja, Putu Ayu Palupi mengatakan kunjungan ke Harian Jogja bertujuan agar para siswanya bisa mengetahui langsung proses peroduksi berita baik cetak, online, maupun radio. “Hasil pembelajaran ini bisa menjadi bekal bagi para siswa dalam mengelola Majalah Pelita yang merupakan majalah sekolah,” katanya.
Majalah Pelita merupakan majalah sekolah yang sudah ada sejak 20 tahun lalu dan terbit setiap enam bulan sekali. Majalah tersebut selama ini dikelola oleh siswa, utamanya yang minat dalam dunia jurnalistik baik kelas X dan kelas XI. Setiap tahun jajaran redaksi majalah berganti sehingga butuh pembelajaran lagi soal jurnalistik.
Menurutnya minat siswa SMA Pangudi Luhur Jogja untuk belajar jurnalistik cukup tinggi. Karena itu mereka perlu belajar langsung dengan para jurnalis maupun mengetahui langsung produksi berita dari kantor media massa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Tiga wisata Purbosari Temanggung ini berada di kawasan Liyangan, mulai kolam renang mata air, homestay alam, hingga situs bersejarah.
Donald Trump yakin konflik AS-Iran segera berakhir setelah pemilu sela AS pada November, saat Partai Republik terancam kehilangan kendali DPR.
Putus kuliah karena kendala biaya, Muhammad Audi kini menatap masa depan lewat usaha Kopi Roro dari Danais DIY 2026.
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
Banjir Nagoya sempat mengganggu latihan tim basket Indonesia. Taufik Hidayat memastikan NOC dan CdM mencari solusi.