8 Hari Ajang Sepeda Dunia Berpusat di Kabupaten Klaten
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Triyus Atriana/ Harian Jogja-Jumali
SLEMAN—Kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya oleh Triyus Atriana, warga Celapar, Hargowilis, Kulon Progo, mengaku Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memberikan banyak manfaat baginya dalam mengakses layanan di fasilitas kesehatan.
Dirinya merasa senang karena Program JKN telah menjamin penuh biaya persalinannya di Rumah Sakit Panti Nugroho. Perempuan 32 tahun yang kini berdomisili di Purwowatu, Purwobinangun, Pakem, Sleman itu telah menjadi peserta JKN sejak beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, ia pun tidak khawatir saat melahirkan anak keduanya beberapa waktu lalu. Ia tak tidak terlalu pusing memikirkan berapa biaya yang harus dikeluarkan jika persalinan.
“Awalnya dokter mengatakan saya harus dilakukan operasi secar dan sudah dijadwal besok harinya. Tetapi alhamdulillah, sebelum jadwal akan dilakukan operasi secar, saya bisa melahirkan normal. Tetapi seandainya pun saat itu harus dilakukan operasi, saya dan suami sudah tidak khawatir dengan biayanya. Soalnya saya sudah menjadi peserta JKN dan semuanya biaya persalinan ditanggung oleh BPJS Kesehatan tanpa ada tambahan biaya sedikitpun asal sesuai dengan hak nya," kata Triyus, Jumat (22/9/2023).
Selama periksa kehamilan, Triyus selalu menggunakan kartu JKN di RS Panti Nugroho. Ia mengaku tidak pernah merasa kecewa dengan layanan kesehatan yang di berikan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Mulai layanan di FKTP bahkan sampai dirujuk ke rumah sakit bahkan sampai persalinannya juga dinilai sangat baik. Ia merasa tidak ada perbedaan pelayanan antara kelas 1, 2 dan 3 atau dengan peserta umum lainnya.
BACA JUGA: Mau ke Jogja atau Solo Naik KRL? Berikut Jadwal KRL Jogja-Solo dan Lokasi Stasiunnya
“Saya mendaftar BPJS Kesehatan kelas 3, tetapi semua pelayanan tidak ada perbedaan apapun. Pelayanan kesehatan yang diberikan baik di FKTP maupun di rumah sakit pada saat periksa kehamilan sangat baik sekali, dokternya ramah dan menjelaskan dengan sangat detail, tidak ada perbedaan antara pasien yang menggunakan jaminan BPJS Kesehatan dengan pasien umum lainnya. Untuk itu, Triyus merasa sangat beruntung dan bersyukur telah terdaftar dalam Program JKN dan telah memanfaatkan jaminannya, banyak sekali manfaatnya,” kata Triyus.
Dia menilai keuntungan yang diperoleh menjadi peserta JKN tidak sebanding dengan iuran yang selama ini dikeluarkan. Sebab, layanan yang diberikan melalui Program JKN sangat baik dan diluar perkiraan awalnya.
"Saya merasa kesehatan saya terjamin dengan menjadi peserta JKN. Jika masih ada yang meragukan Program JKN ini tentunya perlu diluruskan. Saya berharap agar masyarakat untuk tidak ragu menjadi peserta JKN dan menggunakan layanannya. Sebab, tidak ada jaminan orang bisa dalam kondisi sehat terus. Makanya diperlukan adanya jaminan kesehatan,” ungkapnya.
Dia mengatakan jika suatu saat seseorang jatuh sakit dan membutuhkan penanganan operasi, pasti akan membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Biaya yang dikeluarkan bisa saja mempengaruhi kondisi keuangan suatu keluarga.
"Biar nanti tidak pusing memikirkan masalah biaya pengobatan, mari bagi masyarakat yang belum mendaftar menjadi peserta JKN untuk segera mendaftar, karena semua biaya kesehatan selama sesuai indikasi medis dan sesuai prosedur ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Peserta tinggal rutin membayar iuran saja tiap bulan," katanya.
Selain itu, inovasi-inovasi yang diberikan oleh BPJS Kesehatan seperti keberadaan Aplikasi Mobile JKN, sangat memudahkan bagi peserta JKN dalam mengakses berbagai layanan. Melalui Aplikasi Mobile JKN, para peserta juga bisa memanfaatkan layanan pindah faskes.
"Jadi untuk pindah faskes misal, bisa ganti sendiri. Sekarang semakin mudah, cepat dan setara layanan kepada peserta JKN. Saya berharap jangkauan BPJS Kesehatan nantinya kian luas ke fasilitas kesehatan,” tutup Triyus. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Arsenal makin dekat juara Liga Inggris usai menang atas Burnley. Kini Manchester City wajib menang agar persaingan gelar tetap hidup.
Ratusan warga memadati area RS Sedayu General Hospital dalam gelaran “Senam Hebat” yang sukses diselenggarakan pada Sabtu, 16 Mei 2026.
WhatsApp menyiapkan fitur greeting message agar anggota baru grup lebih cepat memahami aturan dan suasana percakapan.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.