Jamasan Pusaka Lestarikan Tradisi
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja kembali menggelar tradisi jamasan atau pencucian pusaka Tombak Kiai Kanjeng Wijaya Mukti di Balai Kota Jogja, Kamis (17/7)
Salah satu menu yang ada di rooftop Pulang ke Uttara, 18+. (IST)
Harianjogja.com, JOGJA—Bar yang berlokasi di rooftop Pulang ke Uttara, Speakizzie melakukan jenama ulang menjadi 18+. Nama ini diambil dari lokasi bar yang terletak di lantai 18 plus naik satu lantai lagi untuk sampai ke music bar.
Mengusung tema music bar, 18+ berkolaborasi dengan Lana Pranaya, owner Suara Dewandaru, salah satu listening café di Yogyakarta. Lana, yang juga sebagai Program Director, merancang 18+ sebagai music bar dengan high-fidelity sound systems. Menurut Lana, konsep music bar bisa menjadi medium untuk saling terhubung dan mengenal satu sama lain dengan ketertarikan yang sama.
“Selain musik sebagai suguhan utama, 18+ juga menawarkan berbagai macam menu makanan dan minuman yang berfokus pada cocktail dari classic hingga signature. Koleksi single-malt whisky di 18+ juga merupakan salah satu yang terlengkap,” kata dia dalam rilis, Jumat (29/9/2023).
Dengan semangat yang sama, 18+ dan Lana Pranaya berharap bisa menjadikan tempat ini sebagai ruang dan wadah untuk berkolaborasi dengan berbagai komunitas yang akan selalu hidup dan tumbuh di kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja kembali menggelar tradisi jamasan atau pencucian pusaka Tombak Kiai Kanjeng Wijaya Mukti di Balai Kota Jogja, Kamis (17/7)
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG prediksi cuaca DIY Jumat (17/7) cerah berawan. Waspada udara kabur di Sleman & Kulonprogo, suhu 20-32°C. Simak info lengkapnya di sini.
Orang tua kini dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk penggunaan media sosial serta potensi gangguan kesehatan mental