Kasus Bupati Pemalang, Uang Rp1,98 Miliar untuk Keperluan Pribadi
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Kepala RSPAU Hardjolukito Marsma TNI M. Roikhan Harowi saat meninjau pemeriksaan kesehatan telinga, Sabtu (7/10/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 500 pelajar disasar pemeriksaan kesehatan telinga dan edukasi untuk memiliki kepedulian terhadap kesehatan pendengaran. Kegiatan itu digelar Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Udara (RSPAU) dr. Suhardi Hardjolukito Jogja melalui bakti sosial Bersih-bersih Telinga bagi Pelajar di SMK Penerbangan Lanud Adisutjipto, Sabtu (7/10/2023).
Kegiatan bakti sosial yang digelar di Aula SMK Penerbangan AAG Adisutjipto itu merupakan rangkaian peringatan HUT RSPAU Hardjolukito ke-11 itu menyasar kepada anak anak sekolah di lingkungan SMP, SMA dan SMK di lingkungan Lanud Adisutjipto.
Kepala RSPAU Hardjolukito Marsma TNI M. Roikhan Harowi mengatakan kegiatan bersih-bersih telingan dengan menyasar pelajar atau generas muda tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan telinga generasi muda.
BACA JUGA : Hati-Hati! Bersihkan Telinga Pakai Cotton Bud Justru Bisa Tuli Saraf
"Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kita RSPAU Hardjolukito dan komunitas dari PERHATI [Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan] terhadap kesehatan telinga bagi masyarakat terutama anak muda," katanya, Sabtu.
Selain pelajar, kegiatan itu juga menyasar kepada masyarakat umum dengan jumlah total sekitar 500 pasien. Dipilihnya anak muda sebagai sasaran bakti sosial ini karena bagaimanapun juga generasi muda saat ini merupakan orang yang berisiko terkena gangguan kesehatan telinga akibat paparan bising dari penggunaan alat-alat elektronik.
"Misalnya dari penggunaan headset, ponsel ataupun kegiatan kegiatan lain yang bekerja di lingkungan bising, apalagi di lingkungan penerbangan cukup riskan, sehingga pentingnya kita memelihara telinga dan mencegah terjadinya penurunan pendengaran," katanya.
Oleh karena itu, bakti sosial bersih bersih telinga dan dilanjutkan dengan kampanye remaja sadar bising dari narasumber kompeten ini diharapkan menjadi upaya penting bagi kita semua dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan telinga.
Kepala Dinas Kesehatan TNI AU Marsma TNI Swasono mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Kampanye rema sadar bising sangat relevan dengan kondisi saat ini. Bahaya kebisingan dan masalah kesehatan perlu menjadi perhatian bersama. Begitu juga dengan aksi bersih telinga menjaid langkah konkret dalam memberikan layanan ke masyarakat.
“Dengan membersihkan telinga dan memberikan edukasi tentang kebersigan telinga, maka dapat mencegah masalah kesehatan pendengaran yang sering terjadi akibat ketidakpedulian akan kesehatan pendengaran. Kami apresiasi, karena ini menjadi langkah preventif bersama,” katanya.
Sekretaris PERHATI Cabang DIY dan Jawa Tengah Selatan Mahatma Sotya Bawono mengatakan, dokter spesialis THT yang diturunkan dalam kegiatan bersih-bersih telinga ini sebanyak 13 dokter, dari total sekitar 20an anggota, mereka melaksanakan tugas menyesuaikan dengan fasilitas yang ada.
"Pelaksanaan teknisnya secara umum membersihkan telinga, artinya memang kotoran telinga adalah suatu hal yang alami yang semua orang memang ada, tapi keberadaan dalam jumlah banyak itu akan menurunkan pendengaran," katanya.
BACA JUGA : Waspadai Telinga Kurang Mendengar, Bisa Jadi Kolesterol Tinggi
Sebagai organisasi dokter spesialis THT ini memberikan kontribusi dan membantu dari pada RSPAU Hardjolukito dalam kegiatan bakti sosial bersih bersih telinga bagi pelajar SMP dan SMK Penerbangan, juga sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Lanud Adisutjipto.
"Jika ada penanganan lebih lanjut, nanti otomatis pasien akan kami rujuk ke RSPAU Harjolukito, termasuk juga kalau ada kelainan dan memerlukan bantuan medis di rumah sakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.