5.000 Pelari Ramaikan SiBakul Jogja Sport & Fest 2026
Sekitar 5.000 pelari meramaikan SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 dengan kategori 5K, 10K, dan half marathon 21K.
Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo memberikan sambutan dalam Visiting Jogja Cycling Tour ke 3 tahun 2023 di Museumku Gerabah Timbul Raharjo, Kasongan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Minggu (22/10/2023).(Harian Jogja/Stefani Yulindriani)
JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggelar Cycling Tour ke-3 pada 2023. Visiting Jogja Event tersebut diselenggarakan untuk mempromosikan desa wisata di Kabupaten Bantul.
Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo menyampaikan Visiting Jogja Cycling Tour ke-3 merupakan event bersepeda yang berupaya memberikan pengalaman kepada pesepeda untuk merasakan interaksi dengan beberapa desa wisata yang ada di DIY. Dalam penyelenggaraannya kali ini, pesepeda dapat menikmati pengalaman berinteraksi dengan Desa Wisata Jamu Kiringan dan Desa Wisata Gerabah Kasongan di Bantul.
Menurut Singgih, desa wisata di DIY memiliki beragam potensi yang perlu terus dikenalkan kepada masyarakat luas. Potensi yang ada di desa wisata merupakan daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke desa wisata tersebut. Menurutnya, potensi yang ada di desa wisata tidak hanya potensi alam atau budayanya, namun saat ini telah merambah hingga produk ekonomi kreatif (ekraf) yang ada di desa tersebut.
Dia mencontohkan potensi produk jamu dan gerabah yang ada di dua desa wisata tersebut. “Potensi yang ada tidak hanya potensi budaya maupun alam, tetapi produk budaya UMKM itu sendiri,” katanya saat ditemui di Museumku Gerabah Timbul Raharjo, Kasongan, Bangunjiwo, Kasihan, Minggu (22/10/2023).
Singgih menilai promosi desa wisata dengan konsep experience tourism atau memberikan pengalaman kepada wisatawan untuk berinteraksi dengan destinasi wisata yang dikunjungi cukup efektif menarik wisatawan.
“Ini lebih mengena. Karena bisa diterangkan siapa yang membuat, bagaimana membuatnya, dengan diterangkan [wisatawan] lebih tahu. Mereka lebih mengenal pembuatan jamu, misalnya,” katanya.
Experience tourism yang diterapkan memberikan nilai tambah bagi promosi potensi wisata yang ada di desa wisata. Dengan berinteraksi dengan desa wisata, menurut Singgih wisatawan dapat mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang mendalam mengenai desa wisata tersebut. Konsep tersebut akan mengarah pada terwujudnya quality tourism atau pariwisata berkualitas yang hendak diusung Dispar DIY dalam mempromosikan wisata di DIY.
“Karena sebetulnya kalau bicara quality tourism lebih menekankan pada pengalaman mereka. Experience ini yang bisa bercerita, keramah-tamahan di desa wisata, produknya sangat bagus misalnya,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 5.000 pelari meramaikan SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 dengan kategori 5K, 10K, dan half marathon 21K.
KPK menyita uang tunai rupiah dan valas senilai ratusan miliar dalam sekitar 20 koper terkait OTT dugaan korupsi HGB di ATR/BPN.
Dimitar Mitkov sudah mencetak empat gol dalam dua laga. Madura United kini bersiap menghadapi PSIM Jogja di pekan ketiga.
Cek isi emergency bag keluarga untuk menghadapi kondisi darurat, mulai dari makanan, obat, dokumen hingga kebutuhan bayi dan anak.
Nilai pasaran FC Seoul mencapai Rp209,6 miliar, sedangkan Persib Rp182,1 miliar. Cek selisih keduanya jelang ACL 2.
10 rekomendasi mobil bekas untuk perempuan, dari Brio, Yaris, Jazz hingga Raize, dengan pilihan harga dan keunggulan masing-masing.