Thom Haye Kartu Merah, Maarten Paes Ungkap Peran Besar Suporter Timnas Indonesia
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Hujan es kembali melanda Kotagede, Jogja. /Harian Jogja- Bhekti Suryani
Harianjogja.com, JOGJA--Hujan es dan angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (26/10/2023). Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dan atap sejumlah rumah rusak.
Hujan es terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 15.15 WIB. Hujan es yang cukup deras disertai angin kencang itu menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merusak atap rumah warga di Karangdowo, Klaten.
BACA JUGA : Hujan Angin Landa Puluhan Titik di Klaten Kamis Sore, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Penyebab Hujan Es
Berdasarkan situs resmi BMKG, fenomena hujan es merupakan fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi. Kejadian hujan lebat atau hujan es disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat lebih banyak terjadi pada masa transisi atau pancaroba musim baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.
Indikasi penyebab terjadinya hujan es:
1. Satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah.
2. Udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT (> 4.5°C) disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi ditunjukkan oleh nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb (> 60%)
3. Mulai pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis-lapis), di antara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.
4. Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu - abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cb (Cumulonimbus).
5. Pepohonan disekitar tempat kita berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat.
6. Terasa ada sentuhan udara dingin disekitar tempat kita berdiri
BACA JUGA : Hujan Es Landa Sragen, Ratusan Rumah Rusak, 1 Orang Dilarikan ke RS
7. Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba - tiba, apabila hujannya gerimis maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita.
8. Jika 1 - 3 hari berturut - turut tidak ada hujan pada musim transisi/pancaroba/penghujan, maka ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : BMKG
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menyebut 138 orang jadi tersangka karhutla dan 68 perusahaan telah disegel.
Cangkringan mengevaluasi empat standar layanan publik dan mendorong inovasi serta masukan warga untuk memperbaiki pelayanan.
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
SPLP Komdigi telah memproses 19,8 juta transaksi Perlinsos Digital yang mencakup 5,4 juta KK hingga 28 September 2026.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.