Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Perwakilan panitia Pencak Malioboro Festival 2023 memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (8/11/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan pesilat akan hadir memeriahkan agenda Pencak Malioboro Festival ke-7 pada 10-11 November 2023 di seputaran kawasan Malioboro.
Kegiatan tahunan berskala internasional ini diharapkan dapat membangkitkan kembali, melestarikan dan mempopulerkan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.
Perwakilan panitia Pencak Malioboro Festival Antok Sugiarto menjelaskan, agenda di tahun ini merupakan awal kebangkitan pihaknya setelah selama tiga tahun sebelumnya kegiatan tersebut terhenti akibat pandemi Covid-19. Untuk itu pada tahun ini panitia penyelenggara membuat sesuatu yang cukup berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
"Perbedaannya pada lomba koreografi pencak silat diadakan langsung dua kategori yakni umum dan anak, di mana kategori umum akan memperebutkan Piala Sri Sultan Hamengku Buwono X dan kategori anak akan memperebutkan piala Sri Paduka KGPAA Paku Alam X," kata Antok, Rabu (8/11/2023).
Selain itu agenda kirab pencak silat yang biasa hadir pun juga ditiadakan pada tahun ini lantaran pertimbangan untuk mengurangi residu dari perkembangan yang terjadi di komunitas pencak silat belakangan serta dikarenakan sudah memasuki masa Pemilu.
BACA JUGA: Puji Penampilan Pencak Silat di Rakernas LDII, Jokowi: Karena Ketuanya Pak Prabowo
"Dengan mengusung tema beragam tidak harus seragam, tetap bersatu dalam perbedaan, kami bertekad dapat merangkul semua elemen pencak silat tradisional, baik itu aliran, perguruan maupun pemerhati agar dapat bersama dan bersatu dalam satu tujuan melestarikan pusaka kearifan budaya warisan nenek moyang," jelasnya.
Perwakilan panitia Pencak Malioboro Festival lainnya Yossy Poediono menyebut, selama dua hari pelaksanaannya agenda ini akan dimeriahkan dengan sejumlah acara dan juga lomba.
Di antaranya lomba koreografi pencak, bazar, workshop pencak silat, lomba videografi pencak silat, lomba mewarnai anak, panggung gebyar pencak silat, kalangan pencak, dan sambung rasa bersama Wakil Gubernur DIY Sri Paduka KGPAA Paku Alam X. "Kegiatan nanti akan kami pusatkan di Taman Pintar, Nol KM Malioboro dan juga kompleks Kepatihan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Luhut mengajak Tsinghua berkolaborasi meneliti 435 spesies herbal Indonesia di IT Del melalui riset genomik dan teknologi kecerdasan buatan.
DPRD DIY menyoroti titik rawan kecelakaan di JJLS dan mengusulkan pemasangan pagar pengaman serta PJU secara bertahap.
Pakar UMY menyoroti risiko fiskal pengelolaan utang Whoosh, termasuk tenor 80 tahun dan potensi tekanan terhadap ruang anggaran publik.
Cara cek pre-order iPhone 18 Pro di iBox, Digimap, dan Erafone, termasuk voucher, pilihan warna, kapasitas, serta perkiraan harga global.
WNA China berinisial HW ditolak masuk Soetta meski visa masih berlaku setelah ada atensi terkait dugaan pencurian barang penumpang di pesawat Starlux.