AFJ Ajak Peternak Gunungkidul Terapkan Kandang Bebas Sangkar
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Sejumlah perahu wisata berlabuh di muara sungai Opak, beberapa waktu lalu. Lokasi tersebut menjadi salah satu potensi wisata kelautan Kalurahan Tirtohargo./ist Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—Kalurahan Tirtohargo ditetapkan sebagai Desa Maritim. Melalui Dana Keistimewaan DIY, Tritohargo diberi kesempatan untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan membangun sarana-prasarana perikanan dan bahari.
Lurah Tirtohargo, menjelaskan pada2023 ini, Tirtohargo mendapat dana dari Dinas Perikanan dan Kelautan sebesar Rp750 juta, yang digunakan untuk pelatihan para pelaku usaha perikanan dan mengembangkan sarana wisata kelautan.
“Penggunaanya antara lain untuk pelatihan pengolahan ikan lele dan ikan laut, sarpras wisata opak, sarpras wisata kano maritim, sarpras ekowisata mangrove serta launching desa maritim,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (6/12/2023).
BACA JUGA: Terjebak Banjir, Seorang Ibu dan Kedua Anaknya Dievakuasi
Tritohargo terletak di Kapanewon Kretek, berbatasan langsung dengan pantai selatan dan muara sungai Opak. Potensi budidaya ikan dan berbagai wisata Bahari begitu besar yang kini menjadi sumber ekonomi bagi warga.
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, mengatakan pembangunan Desa Maritim mempunyai satu tujuan untuk mengembangkan suatu desa melalui Dana Keistimewaan DIY. “Tirtohargo sebagai Desa Maritim itu tujuannya dengan dana keistimewaan dapat mengembangkan dan memajukan kawasan ini yang imbasnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan Desa Maritim adalah desa di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan pantai, sehingga memiliki potensi yang bisa digali sedemikian rupa. Kunci pengembangannya adalah membangun sinergi yang baik antara pemerintah kalurahan dengan seluruh lapisan masyarakat.
“Tirtohargo mengalami perkembangan yang signifikan dimana dapat mengelola sebuah kawasan menjadi memberi nilai lebih bagi masyarakat sekitar. Saya mengapresiasi Kalurahan Tirtohargo, untuk usahanya membangun Kalurahan Tirtohargo agar masyarakatnya semakin sejahtera,” paparnya.
Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara, mengapresiasi Kalurahan Tirtohargo yang berhasil menjadi Desa Maritim. Menurutnya, Tirtohargo merupakan kalurahan yang komitmen dan konsisten terhadap pengembangan potensi di wilayahnya. “Terbukti saat ini adanya wisata maritimnya, pariwisatanya gencar, serta profit Bumkal [Badan Usaha Milik Kalurahan] sebanyak Rp13,5 juta,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Pemerintah mengintegrasikan MBG dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk ketahanan pangan. Pengamat menilai tata kelola dan keamanan pangan masih menjadi tantanga
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.
Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Ismailia, Mesir. Belum ada laporan korban, sementara pemerintah mengaktifkan tanggap darurat dan rumah sakit bersiaga.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.