Kuliah Gratis di PTN, Dosen Unisa Usul Skema Berkeadilan untuk PTS
Dosen Unisa Yogyakarta mengusulkan skema berkeadilan bagi PTS jika kuliah gratis di PTN diterapkan pemerintah.
Potret gelandang bertahan PSS Sleman, Jihad Ayoub bersama Timnas Lebanon/Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Tim Nasional (Timnas) Lebanon secara resmi merilis daftar pemainnya yang akan berlaga di Piala Asia 2023 di Qatar. Dari 26 nama pemain yang dibawa oleh Pelatih Kepala Lebanon, Miodrag Radulovic ke Qatar, terselip satu nama pemain PSS Sleman, Jihad Ayoub yang juga bakal berlaga di bawah panji Lebanon di Piala Asia.
Bagi Jihad, sangat menyenangkan bisa tampil di gelaran Piala Asia 2023. Bersama berbagai negara Asia lainnya, Jihad akan bersaing memperebutkan piala lambang supremasi sepak bola di Benua Asia tersebut.
"Tentu sangat menyenangkan bisa mengikuti turnamen Piala Asia 2023 bersama Lebanon. Kita semua tahu ini adalah turnamen terbesar di Asia dan merupakan sebuah kebanggaan untuk bisa bermain di turnamen itu," kata Jihad pada Rabu (3/1/2024).
Tim Lebanon sendiri berada di Grup A Piala Asia 2023 bersama Qatar, China, dan Tajikistan. Di laga perdana, Jihad dan timnya akan melawan tuan rumah Qatar pada Jumat (12/1/2024) malam.
"Semua tim di Piala Asia menurut saya memiliki potensi besar. Saya mengetahui Lebanon ada di grup yang sulit. Tetapi target kami adalah berada di tim 16 besar dan semoga kami bisa mewujudkan itu," ungkap pria kelahiran Venezuela tersebut.
Baca Juga
Perdana Jadi Kapten Super Elja, Jihad Ayoub Bagikan Ceritanya
Jihad Ayoub Cedera, Prediksi dan Link Streaming PSS Vs RANS Nusantara
Babak Pertama PSS Vs Barito Putera, Gol Jihad Ayoub Bawa Super Elja Unggul 1-0
Pria 28 tahun yang identik dengan brewok tebalnya ini mengaku dirinya masih menjalani latihan terpisah dengan rekannya. Pasalnya Jihad masih mengalami cedera hamstring ketika menjalani laga tandang bersama Super selang Jawa kontra tuan rumah PSIS Semarang, Minggu (3/12/2023) lalu.
"Saya masih berlatih di luar grup karena cedera hamstring. Hari Jumat (5/12/2023) mendatang, saya akan melakukan pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) untuk mengetahui kondisi terakhir kaki saya," ungkapnya.
Hasil MRI akan menjadi salah satu penentu main tidaknya Jihad di laga Piala Asia nanti. Besar harapannya, dia bisa tampil pada pertandingan kedua atau ketiga. "Semoga saya bisa memainkan pertandingan kedua atau pertandingan terakhir Grup A," tuturnya.
"Semua tergantung pada hasil MRI. Saya mohon dukungan dan doa kepada PSS Fans agar saya bisa sembuh dan membela Tim Lebanon," tegasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen Unisa Yogyakarta mengusulkan skema berkeadilan bagi PTS jika kuliah gratis di PTN diterapkan pemerintah.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.