Cak Imin Sebut Penguatan UMKM Jadi Strategi Jaga Kelas Menengah
Cak Imin menegaskan penguatan UMKM menjadi fokus pemerintah untuk menjaga dan memperluas kelas menengah Indonesia.
Kepala BPN Kulonprogo, Anna Prihaniawati (depan, kedua dari kiri) bersama Penjabat Bupati Kulonprogo, Ni Made Dwipanti Indrayanti (depan, kanan) dalam acara Pembagian Sertifikat Tanah Program PTSL di Kalurahan Banjarsari, Kapanewon Kalibawang, Rabu (17/1). Harian Jogja/Triyo Handoko.
KULONPROGO—Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kulonprogo berhasil menyertifikasi 379.244 bidang tanah atau 97,93% dari total target sebanyak 387.221 bidang tanah. Terbaru, BPN menyerahkan secara simbolis 154 sertifikat tanah di Kalurahan Banjarsari, Kapanewon Kalibawang, Rabu (17/1/2024).
Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) di Bumi Binangun yang dikerjakan BPN Kulonprogo ini merupakan bagian dari solusi penuntasan permasalahan pertanahan. Kepala BPN Kulonprogo, Anna Prihaniawati menjelaskan suksesnya pelaksanaan PTSL yang digelar tak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemkab Kulonprogo.
BACA JUGA : Menteri ATR/BPN Minta Daerah Percepat Penyusunan Perda RDTR untuk Menarik Investor
"Pendaftaran dan penuntasan permasalahan pertanahan tak lepas dari peran serta semua organisasi perangkat daerah, instansi terkait, BUMN, serta masyarakat," kata Anna di Kalibawang, Rabu.
BPN Kulonprogo, menurut Anna, juga berhasil menyertifikasi tanah wakaf, barang milik negara (BMN), barang milik daerah (BMD), hingga penggantian tanah kas desa (TKD). "Kami bersama Kantor Kemenag Kulonprogo dengan berbagai inovasi mampu menerbitkan dua sertifikat wakaf setiap pekan selama 2023," ujarnya.
Untuk sertifikasi tanah BMN, BPN Kulonprogo meraih capaian tertinggi di DIY dan Jawa Tengah, di mana terdapat 298 bidang tanah BMN yang sudah dikerjakan. "Untuk sertifikasi BMD yang dipantau oleh KPK selama 2022-2023 mampu menghasilkan 1.585 PBT [peta bidang tanah], pengukuran dan 350 sertifikat hak pakai untuk Pemkab Kulonprogo," katanya.
Penjabat Bupati Kulonprogo, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengapresiasi pencapaian yang diraih BPN Kulonprogo. "Capaian sertifikasi ini menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah kepada masyarakat [di bidang pertanahan] yakni memfasilitasi kepastian hukum agar tanah sah atas nama mereka. Jadi, capaian jajaran BPN Kulonprogo yang dipimpin Ibu Anna sangat luar biasa," katanya.
Ni Made menyampaikan dengan banyaknya program strategis nasional di Kulonprogo, program percepatan pendaftaran tanah ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penataan, penggunaan dan pemanfaatan lahan lebih lanjut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
BACA JUGA : Menteri ATR/BPN Ungkap Investasi di Indonesia Masih Terkendala Perizinan Lahan
"Kami imbau masyarakat yang sudah mendapatkan sertifikat ini agar lebih berhati-hati, digunakan untuk hal produktif tidak konsumtif agar perekonomian juga terus meningkat," kata Dwipanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cak Imin menegaskan penguatan UMKM menjadi fokus pemerintah untuk menjaga dan memperluas kelas menengah Indonesia.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.