Jadwal Prameks Jogja-Kutoarjo 2026, Jam Sibuk Tiket Ludes
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Komisaris Utama PT MAK Buntoro (tengah) di sela kegiatan penyaluran Bansosdik di Kantor PT MAK, Rabu (17/1/2024)
Harianjogja.com, SLEMAN—Puluhan siswa di wilayah Kalasan dan Prambanan, Kabupaten Sleman mendapatkan beasiswa sosial pendidikan (Bansosdik) dari PT Mega Andalan Kalasan (MAK).
Bantuan berupa beasiswa tersebut diberikan bagi siswa SD swasta yang mengalami tunggakan pembayaran SPP. Siswa-siswi tersebut berasal dari SD Kanisius Kalasan, SD Kanisius Totogan, SD Eksperimental Mangunan, dan SD Kanisius Kadirojo. Total Bansosdik yang disalurkan Rp150,16 Juta.
Komisaris Utama PT MAK Buntoro mengatakan tidak semua anak bisa mengenyam pendidikan di sekolah negeri. Ada kondisi di mana orangtua secara ekonomi tidak mampu dan terpaksa harus menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta. Bisa karena masalah kependudukan, sosial, atau alasan privasi lainnya.
BACA JUGA: Bedah Rumah Qhomemart Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
"Kondisi ini menjadi beban yang akhirnya menimbulkan dampak orang tua tidak mampu membayar biaya pendidikan, menunggak SPP dan ini berpotensi menghambat proses belajar anak baik secara fisik maupun mental," katanya di sela kegiatan yang dihadiri Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Sleman Kunto Riyadi, Kadisdik Sleman Ery Widaryana dan Kadinsos Sleman Mustadi, Panewu Kalasan dan Prambanan, para lurah, serta orangtua siswa penerima beasiswa.
Dijelaskan Buntoro, Bansosdik tersebut merupakan perwujudan dari misi MAK yang ke empat yakni turut membangun citra industri yang memakmurkan masyarakat. Bansosdik juga menjadi salah satu kredho MAK terkait tanggung jawab kepada komunitas di sekitar.
"Dengan bantuan tersebut disertai penciptaan lapangan pekerjaan, diharapkan dapat mengurangi atau menghapuskan kemiskinan dan pengangguran di Kapanewon Kalasan dan Prambanan," kata Buntoro.
Bansosdik yang disalurkan MAK, lanjut Buntoro, diharapkan dapat berlanjut untuk jenjang pendidikan SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Dia juga berharap, Bansosdik yang disalurkan dapat menginspirasi perusahaan lainnya di wilayah DIY khususnya Sleman agar ikut bersama-sama membantu kesulitan masyarakat.
BACA JUGA: Bantuan Pangan Untuk 3.583.000 Keluarga di Jateng Mulai Disalurkan secara Bertahap
"Banyak perusahaan yang mungkin tidak mengetahui caranya membantu dan memberdayakan masyarakat sekitar. Kami berharap ini bisa menjadi inspirasi bagi perushaan lain," katanya.
Tak hanya itu, Manajemen PT MAK saat ini juga sedang merumuskan rencana program bantuan pembayaran tunggakan iuran BPJS Kesehatan mandiri dan pembayaran iuran BPJS Kesehatan mandiri bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Tentu saja, penerima bantuan akan dilakukan tahap seleksi secara ketat agar tepat sasaran.
"Kami ingin ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, maka kami berikan Bansosdik ini, sekaligus untuk meginspirasi teman-teman dunia usaha lainnya dalam membangun kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar," kata Buntoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.