Genjot Pendapatan Desa dengan Pengoptimalan Potensi Kalurahan
Bedah buku Pilar-Pilar Pemberdayaan Masyarakat Desa di Potorono, Bantul, membahas optimalisasi potensi kalurahan melalui BUMKal, tanah kas desa, pertanian, dan
Peluncuran Bus Jogja Heritage Track di Museum Sonobudoyo, Rabu (24/1) - Harianjogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Bagi warga Jogja ataupun wisatawan, sepertinya sudah tak asing dengan bus yang satu ini. Bus unik dengan warna dan desain yang eye cathing ini kerap ditemui berkeliling di sekitaran kawasan sumbu filosofi.
Kendaraan itu adalah Bus Jogja Heritage Track. Sesuai namanya, dengan menaiki kendaraan ini wisatawan akan diajak berkeliling lokasi-lokasi ikonik di Kota Jogja. Lengkap dengan edukator yang akan menjelaskan soal cerita sejarah di baliknya.
Tahun ini, Bus Jogja Heritage Track diluncurkan kembali. Setidaknya ada dua unit kendaraan. Satu kendaraan berwarna merah diberi nama Malioboro dan satu lagi berwarna kuning dinamai Kraton. Masing-masing mampu menampung hingga 8 orang penumpang.
BACA JUGA: Ini Prosedur Pendaftaran Naik Bus Jogja Heritage Track
Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi menuturkan kendaraan ini terbilang menjadi salah satu program favorit milik Kundha Kabudayan DIY. Sejauh ini, Bus Jogja Heritage Track telah menempuh sebanyak 1.306 perjalanan dengan total 18.201 penumpang.
"Target di 2024 bisa berjalan 1.560 trip yang kita siapkan, jumlah pesertanya bisa dihitung," ujarnya saat peluncuran kembali Bus Jogja Heritage Track di Museum Sonobudoyo, Rabu (24/1).
Pada peluncurannya tahun ini, Dian memastikan telah melakukan penyegaran. Baik dari segi armada maupun edukator. Dia mengatakan, pada 2024 akan operasional Bus Jogja Heritage Track akan dikuatkan kembali lantaran sumbu filosofi telah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh Unesco pada September 2023.
"Kita berharap kehadiran dua bus dalam re-launching ini dan perjalanan 2024 ke depan semakin menguatkan dan mengenalkan dari penanda-penanda yang menjadi atribut kawasan warisan dunia, semakin mampu dipahami oleh masyarakat, dan meluaskan informasi penting yang terkandung di dalam kawasan warisan dunia," harapnya.
Untuk dapat menaiki Bus Jogja Heritage Track, masyarakat bisa reservasi terlebih dahulu melalui website Jogjaheritage.com. Ada 6 pilihan rute yang bisa dipilih. Salah satu rute favorit diberi nama Sangkan Paraning Dumadi. Mulai dari meeting point yakni Kantor Dinas Kebudyaan DIY - Tugu - Kraton - Panggung Krapyak - kembali lagi ke meeting point.
Salah satu penumpang, Arum Sugiyanti menjadi penumpang Bus Jogja Heritage Track ke 18.202. Ini merupakan pengalaman pertama baginya menaiki kendaraan ikonik milik Dinas Kebudayaan DIY ini. Dia merasa cukup puas dengan pelayanan yang diberikan. Belum lagi keberadaan edukator sangat membantunya mengenali satu demi satu lokasi warisan budaya yang dilewati. Menaiki Bus Jogja Heritage Track selanjutnya akan kembali menjadi agenda bagi Arum untuk mengisi waktu liburan.
"Penyampaian materi dari edukator mudah dipahami bagi saya sebagai orang yang menempuh trip. Ini baru pertama dan pengalamannya dapet banget," ungkapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Pilar-Pilar Pemberdayaan Masyarakat Desa di Potorono, Bantul, membahas optimalisasi potensi kalurahan melalui BUMKal, tanah kas desa, pertanian, dan
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
Britney Spears merilis lagu arsip She’ll Never Be Me yang ditulis bersama Justin Timberlake. Lagu ini masuk edisi 25 tahun album Britney.
Satgas MBG Temanggung membenahi pengelolaan IPAL di 20 dari 88 SPPG untuk mencegah pencemaran lingkungan akibat limbah dapur.