Rakyat Impikan Pemimpin yang Kedepankan Kepentingan Bangsa, Bukan Pribadi dan Keluarga

Media Digital
Media Digital Jum'at, 26 Januari 2024 22:27 WIB
Rakyat Impikan Pemimpin yang Kedepankan Kepentingan Bangsa, Bukan  Pribadi dan Keluarga

Eko Suwanto (dua kiri), Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan. - ist

JOGJA—Perundingan Linggarjati antara pemerintah Indonesia dan Belanda memiliki makna khusus dalam kepemimpinan yaitu Bung Karno, Bung Hatta dan para delegasi Indonesia menampilkan wajah kepemimpinan yang lebih mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan keluarga.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Yogyakarta menyatakan sikap pemimpin model  Soekarno dan Hatta penting jadi teladan bagi generasi masa kini.

BACA JUGA: Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Sleman, Satu Orang Meninggal Dunia

"Sikap pemimpin seperti Soekarno, Hatta, Roem, Syahrir, AK Gani dan Susanto serta Maria Ulfa penting jadi teladan bagi generasi masa kini. Mereka piawai dalam bernegosiasi untuk pengakuan kemerdekaan Indonesia bebas dari penjajah Belanda," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Jumat, (26/1/2024).

Eko Suwanto menyatakan di sela-sela kunjungan ke Museum Linggarjati di Kuningan Jawa Barat, keteladanan atas sikap pemimpin model tokoh pejuang kemerdekaan perlu dijadikan contoh bagi generasi masa sekarang.

"Peristiwa Linggarjati, jejak sejarahnya memiliki pelajaran penting bagaimana keputusan-keputusan delegasi Indonesia, Soekarno dan tokoh bangsa lainnya berhasil ambil  putusan bidang militer seperti penolakan terhadap usulan penghapusan dan pelemahan tentara RI karena dapat melemahkan pemerintahan RI sendiri dikerjakan," kata Eko Suwanto, politisi muda PDI Perjuangan. (***)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online