Dari Waka Waka hingga Dai Dai, Ini Deretan Lagu Resmi Piala Dunia
Daftar lagu resmi Piala Dunia dari 1990 hingga 2026, dari Waka Waka, Cup of Life, Dreamers hingga Dai Dai milik Shakira dan Burna Boy.
Kick off memperkenalkan Run For Hope digelar lari dengan rute 7 kilometer yang diikuti 50 anggota komunitas lari di DIY, Sabtu (27/1/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah event sport charity dengan tajuk Run For Hope akan digelar di Sleman pada 9 September 2024 mendatang. Lari amal yang digelar Garrya Bianti Yogyakarta ini seluruh keuntungannya akan diberikan untuk para penyintas kanker.
Menariknya olahraga lari ini akan menelusuri rute yang belum pernah dijajal oleh para penggemar lari dengan pemandangan alam yang menarik di Sleman. Sebagai kick off dan memperkenalkan Run For Hope digelar lari dengan rute 7 kilometer yang diikuti 50 anggota komunitas lari di DIY dengan start dan finish di Garrya Bianti, Sabtu (27/1/2024).
BACA JUGA : BOB Sunset Run, Sport Tourism Terbesar Digelar di Pantai Baros
"Semua keuntungan dari acara Run For Hope ini akan disumbangkan untuk Yayasan Kanker Indonesia di DIY. Hal ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan semangat mereka yang sedang berjuang melawan kanker," kata Ridwan Heriyadi sebagai General Manager Garrya Bianti Yogyakarta.
Melalui kegiatan tersebut, ia ingin mengajak semua orang untuk hidup sehat dengan berlari. Selain itu dengan Run For Hope memberikan gambaran menyeluruh agar masyarakat lebih peduli terhadap para penyintas kanker. Oleh karena itu setiap langkah dari para pelari akan sangat berharga bagi mereka yang membutuhkan.
"Targetnya 2.500 peserta, terbuka untuk semua, dari berbagai kota maupun dari luar negeri kami siap. Tentu karena ini charity maka semakin banyak peserta akan dapat membantu penyintas kanker. Kalau misalnya ada pelari elite yang ingin bergabung dengan charity ini kami terbuka," katanya.
Race Director dalam Event Run For Hope Septyadi Pityanta menambahkan event lari ini terbagi dalam tiga kategori yaitu 5 kilometer, 10 kilometer dan 21 kilometer dengan start dan finish di Lapangan Pemda Sleman. Rute lari menuju ke arah barat dengan melewati area persawahan hingga permukiman warga. Oleh karena itu, ia menjamin para peserta akan berkesan dan sangat menikmati rute yang disediakan.
BACA JUGA : Running Festival Gunung Ireng Geo Heritage Cross Country Kenalkan Pariwisata Gunungkidul
"Dimulai dari wilayah Kecamatan Sleman kemudian ke barat Sumberadi, Seyegan, Tlogoadi. Rutenya menarik dan belum pernah dipakai, pelari akan melihat aktivitas masyarakat di sawah atau sedang berjalan berangkat ke sawah, peserta lari dengan view Gunung Merapi. Kemudian juga melewati spot destinasi seperti kampung batik Gabahan di Sumberadi," ujarnya.
Selain sebagai program amal untuk membanti penyintas kanker, event lari ini juga diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisata ke DIY khususnya Sleman. Ia meyakini akan banyak komunitas yang hadir dalam event tersebut. "Selain beramal, peserta juga menikmati sambil berlibur ke Jogja," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar lagu resmi Piala Dunia dari 1990 hingga 2026, dari Waka Waka, Cup of Life, Dreamers hingga Dai Dai milik Shakira dan Burna Boy.
UMKM didorong manfaatkan media sosial untuk tingkatkan omzet di tengah tantangan ekonomi, terungkap dalam bedah buku DPAD DIY.
Jadwal KRL Solo Jogja Jumat 12 Juni 2026 lengkap semua stasiun, 12 perjalanan, tarif Rp8.000, cek jam terbaru.
Menteri LH dorong generasi muda adopsi teknologi hijau di Invirotech 2026, diikuti 99 peserta dan ribuan pengunjung.
Jadwal KRL Jogja Solo Jumat 12 Juni 2026 lengkap semua stasiun, 14 perjalanan, tarif Rp8.000, cek jam berangkat terbaru.
Jadwal Grup A Piala Dunia 2026 WIB, prediksi skor Meksiko vs Afrika Selatan dan Korea Selatan vs Ceko lengkap analisis.