Pembangunan SR Karanggedong Temanggung Tetap Jalan, Kapasitas Capai 2.500 Siswa
Pemkab Temanggung memastikan Sekolah Rakyat di Karanggedong tetap dibangun. Total lahan yang disiapkan mencapai 7,8 hektare.
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, CILACAP—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat khususnya di wilayah Jawa Tengah bagian selatan, termasuk DIY, untuk mewaspadai kenaikan suhu udara yang terjadi dalam beberapa hari terakhir akibat adanya gerak semu matahari.
"Adanya pergerakan semu matahari dari belahan bumi selatan mendekati garis khatulistiwa atau ekuator merupakan salah satu penyebab suhu udara meningkat," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, Kamis (22/2/2024).
Teguh mengatakan berdasarkan hasil pengamatan cuaca yang dilakukan di Stamet Tunggul Wulung Cilacap bahwa suhu udara maksimum pada Februari mengalami kenaikan dibandingkan Januari 2024 yang berada pada kisaran 32 derajat Celcius.
Dalam hal ini, dia mencontohkan suhu udara maksimum di Cilacap dan sekitarnya pada periode 8-20 Februari 2024 tercatat mencapai 33 derajat Celcius.
"Bahkan, suhu udara maksimum yang terpantau di Stamet Tunggul Wulung hari ini 33,8 derajat Celcius. Pada 16 Februari juga tercatat 33,6 derajat Celcius, sehingga udara di sekitar Cilacap terasa sangat panas dan menyengat," katanya.
Kendati demikian, dia mengatakan suhu udara maksimum tersebut masih normal karena berdasarkan data klimatologis selama 30 tahun terakhir, suhu udara maksimum di Cilacap pada Februari 2013 pernah mencapai 34,5 derajat Celcius.
Secara klimatologis, kata dia, Februari mempunyai suhu rata-rata maksimum absolut harian tertinggi dibanding dengan bulan yang lain, yakni mencapai 33,7 derajat Celcius. "Suhu maksimum yang panas ini diprakirakan masih akan berlangsung hingga bulan Maret, tetapi tentu tidak setiap hari," katanya.
BACA JUGA: Mengapa Cuaca Jogja Sangat Panas? Ternyata Ini Penyebabnya
Meskipun masih normal, dia mengimbau masyarakat tetap mewaspadai peningkatan suhu udara maksimum yang berdampak terhadap cuaca panas dan menyengat tersebut.
Menurut dia, antisipasi tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan payung atau baju yang bisa menutupi tubuh agar terhindar dari sengatan matahari secara langsung. "Juga banyak minum air putih dan bila memungkinkan kurangi aktivitas di luar ruangan," kata Teguh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Temanggung memastikan Sekolah Rakyat di Karanggedong tetap dibangun. Total lahan yang disiapkan mencapai 7,8 hektare.
Google menguji pusat data AI di luar angkasa lewat Project Suncatcher dengan membawa empat chip TPU ke orbit.
Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu pagi, dilaporkan menyebabkan seorang lansia
Bedog Artsfest ke-16 di Sleman mengusung tema Ngerawat Rasa dengan menjadikan sungai sebagai ruang seni dan pesan kepedulian lingkungan.
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Pertamina kembali mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui Pertamina SMEXPO 2026 Regional Jogja.