Jember Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 5, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jum'at, 01 Maret 2024 07:17 WIB
Jember Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 5, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Seismik gempa bumi - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—BMKG mencatat terjadi gempa tektonik di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa, Jember, Jawa Timur pada Jumat (1/3/2024) pukul 03.19.45 WIB.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 10,52° LS ; 113,56° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 205 Km arah Selatan Kota Jember, Jawa Timur pada kedalaman 36 km.

BACA JUGA: Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Banten, Terjadi 39 Kali Susulan

Adapun jenis dan mekanisme gempa bumi, lanjutnya, termasuk gempa bumi dangkal. Hal ini bila memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya. Gempa terjadi akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun atau normal oblique fault," paparnya.

Dampak Gempa bumi di Jember tersebut dirasakan juga oleh sebagian masyarakat di Kabupaten Malang dengan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan juga menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensj tsunami," tegasnya.

Gempa Susulan

Hingga pukul 03.53 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Dia menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar masyarakat menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online