Tarif Trans Jogja Mulai Rp500, Ini Daftar Rute Aktif 2026
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Wisatawan membajak sawah di Desa Wisata Candran, Bantul/Ist-Dinas Pariwisata Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Konsep kolaborasi akan diteruskan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul untuk mendongkrak kunjungan wisata di Bumi Projotamansari. Diharapkan dnegan kolaborasi yang ada, tingkat kunjungan wisatawan akan bisa dioptimalkan.
"Beberapa event yang ada, seperti Keroncong Pesisiran, akan kami perbaiki. Dalam hal kolaborasi dengan sekolah maupun sanggar seni. Agar ini nantinya mampu menaikkan jumlah kunjungan pariwisata," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo, beberapa hari yang lalu.
BACA JUGA: Demi Swasembada Pangan Kuota Pupuk Bersubsidi Bakal Ditambah
Dengan adanya kolaborasi dengan sekolah dan sanggar, kata Kwintarto diharapkan menjadi warna bagi penyelenggaraan festival Keroncong Pesisiran. Adapun Keroncong Pesisiran tahun lalu sengaja digelar di Pantai Samas, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden.
Agenda tahunan tersebut membawa misi besar untuk mengembalikan kejayaan Pantai Samas. Menurutnya, secara faktual, Pantai Samas merupakan destinasi wisata terkenal di Bantul, jauh sebelum wisatawan mengenal Pantai Parangtritis.Dia berharap Samas kembali menjadi “Samudera Emas” yang bisa menghidupi warga setempat
Oleh karena itu adanya kolaborasi, Kwintarto berharap, wisatawan yang berkunjung tidak hanya melihat pertunjukan keroncong pesisiran, tapi bisa menikmati pertunjukan dari sanggar seni dan siswa yang ikut kegiatan tersebut.
"Tahun ini kami juga masih upayakan untuk memecehkan rekor Muri. Jika tahun lalu ada rekor muri Tari Montro dengan jumlah penari sebanyak 10.000 orang, maka tahun ini kami ingin pecahkan rekor Muri untuk festival kuliner," imbuh Kwintarto.
Oleh karena itu, Dispar akan mengoptimalkan kolaborasi dengan sejumlah pihak agar kegiatan yang dilakukan mampu mendongkrak kunjungan wisata di Bantul. "Tentunya kami akan meneruskan hal ini baik dengan sekolah maupun kelompok masyarakat lain,” ucapnya.
BACA JUGA: Kematian Akibat Penyakit Kanker Tinggi, Ternyata Karena Masalah Ini
Sementara Plt Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul Endri Astuti mengungkapkan saat ini pihaknya terus berupaya mendongkrak kunjungan wisata di Bantul. Salah satunya menggelar promosi wisata jelajah Bantul Milangkori. Di mana, pada kegiatan tersebut, sejumlah Kalurahan Rintisan Budaya, Destinasi Pariwisata serta Desa Wisata di Bantul menjadi sasaran dari kegiatan tersebut.
Di mana, para peserta jelajah Bantul Milangkori diajak mengunjungi sejumlah Kalurahan Rintisan Budaya, Destinasi Pariwisata serta Desa Wisata di Bantul. "Harapannya tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tapi juga mempromosikan Kalurahan Rintisan Budaya, Desa Wisata maupun Destinasi Pariwisata di Bantul. Tentunya agar perekonomian masyarakat sekitar juga terdongkrak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny