Blackout Sumatera Diselidiki, Polisi Periksa Kabel SUTET Putus
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Proses evakuasi pohon tumbang di Bantul, Rabu (27/4/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengimbau warganya agar mewaspadai cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir/kilat dan angin kencang yang terjadi selama beberapa hari ke depan.
"Saat ini kita sedang memasuki cuaca yang cukup ekstrem, sehingga diperlukan kewaspadaan kita semua," kata Abdul Halim menyikapi kondisi cuaca ekstrem di Bantul, Minggu.
Menurut dia, beberapa hari ke depan cuaca ekstrem ini dimungkinkan terjadi, sehingga kewaspadaan ini harus menjadi satu pegangan semua baik masyarakat maupun pemangku kepentingan di Bantul.
Bupati mengatakan bahwa cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang seperti yang terjadi sebelumnya telah mengakibatkan berbagai bencana seperti pohon tumbang dan tanah longsor.
"Oleh karena itu, kita serukan seluruh warga Bantul agar melihat .lingkungan sekitar barangkali ada beberapa hal yang perlu disikapi dengan segera maka sampaikanlah kepada pak lurah," katanya.
BACA JUGA: Waspada Tiga Hari ke Depan DIY Dilanda Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
Selain itu, kata dia, apabila masyarakat menjumpai tanda bahaya di sekitarnya juga bisa melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul sehingga bisa terhindar dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi.
Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul, hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis (14/3) setidaknya mengakibatkan pohon tumbang di 77 lokasi, yang tersebar di 13 kecamatan dan 28 kelurahan di wilayah Bantul.
Sebelumnya pada Sabtu (9/3) cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di Bantul mengakibatkan pohon tumbang di 87 lokasi, tersebar di 13 kecamatan dan 29 kelurahan, dengan terbanyak di wilayah Sanden yang berjumlah 13 titik.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengatakan, berdasarkan prediksi, hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi merata di seluruh wilayah DIY termasuk Kabupaten Bantul.
"Untuk itu, masyarakat kita imbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Selalu berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan, FPRB, lembaga terkait dan jejaring relawan lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Berkendara sepeda motor di jalan raya sangat berbahaya apabila pengendara belum cukup mengetahui ilmu dan teknik berkendara.
Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer Gerungan dijadwalkan membacakan pleidoi kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 di PN Jakpus.
BMKG memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi hujan pada Senin 25 Mei 2026, mulai hujan ringan hingga petir.
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini Senin 25 Mei 2026 terpantau stabil.
Kelurahan Pakuncen menggelar pelatihan sablon kaos untuk meningkatkan keterampilan dan mendorong ekonomi kreatif warga.