Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Ombak Pantai Glagah sempat naik cukup tinggi ke bibir pantai, sampai ke kawasan payung yang biasanya dipakai wisatawan untuk bersantai, Kamis (11/4/2024) pagi. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, KULONPROGO—Mulai dipadati wisatawan, Kepolisian Resor Kulonprogo mengimbau wisatawan tidak bermain air atau mandi di sekitar Pantai Glagah. Upaya ini merupakan antisipasi terjadinya kecelakaan laut.
Kapolres Kulonprogo AKBP Nunuk Setyowati di Kulon Progo, Jumat, mengatakan objek wisata yang ada di wilayah itu sudah dipadati wisatawan sejak Rabu (10/4/2024).
"Kami mengimbau wisatawan untuk mematuhi larangan petugas supaya tidak mandi di bibir pantai," kata Nunuk di sela-sela melaksanakan pengecekan lokasi objek wisata di Kulon Progo untuk memastikan warga masyarakat aman dan nyaman menikmati libur Lebaran 2024.
Kegiatan pengecekan ini dilaksanakan pada sejumlah objek wisata seperti Pantai Glagah, Pantai Congot , dan Waduk Sermo.
Ia mengatakan berdasarkan informasi petugas tempat pemungutan retribusi, berbagai obyek Wisata yang ramai dikunjungi wisatawan pada H+ 1 Lebaran, yakni Pantai Mlarangan Panjatan sejumlah 432 pengunjung, Pantai Glagah 1.713 pengunjung, Pantai Congot sejumlah 193 pengunjung, Pengunjung Waduk Sermo sejumlah 65 pengunjung.
"Kami memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran wisatawan dalam menikmati momen libur Hari Raya Idulfitri di wilayah Kulon Progo," katanya.
Baca Juga
Wisatawan Perlu Mewaspadai Palung Pantai Selatan, Ini Tandanya...
Gelombang Pantai Selatan DIY Mengganas, Wisatawan Diminta Waspada
BMKG Imbau Wisatawan Waspadai Gelombang Tinggi di Pantai Selatan Jawa
Menurut Nunuk, pengecekan ini ini dilakukan sekaligus sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung yang diperkirakan akan meningkat saat libur panjang lebaran ini
"Kami telah melakukan koordinasi dengan pengelola tempat objek wisata untuk mempersiapkan kebutuhan pengamanan dan pemantauan situasi secara menyeluruh," katanya.
Lebih lanjut, Nunuk mengatakan Polres Kulon Progo menempatkan personel di objek wisata, yakni pos pantau. Pos ini untuk memberikan pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung.
“Kami juga menempatkan personel Kepolisian Polres Kulon Progo untuk melaksanakan pengamanan di lokasi objek wisata di Kulonprogo," katanya.
Dia mengatakan pengunjung wisata di wilayah Kulonprogo diharapkan dapat kooperatif dengan petugas yang mengamankan jalannya wisata, untuk menghindari kejadian kecelakaan pada saat berwisata.
"Apabila di salah satu objek wisata sudah tidak mampu menampung pengunjung para wisatawan untuk mencari alternatif wisata terdekat lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.