Remaja di Berbah Dibacok Saat Pulang Mancing, Ini Kronologinya
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa (IST)
Harianjogja.com, SLEMAN -- Berbeda dengan sejumlah bakal calon lain yang mendaftar di sejumlah partai, kader PDI Perjuangan Sleman, Danang Maharsa yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Sleman baru mendaftar pada penjaringan kepala daerah di PDI Perjuangan. Danang mengaku hanya mengikuti instruksi partai ikhwal penjaringan ini.
"Sampai saat ini sesuai dengan instruksi partai kami, saya memang belum diperolehkan untuk mendaftar di partai lain dan hanya di PDI Perjuangan saya. Karena saat ini berposisi sebagai kader partai," ungkapnya pada Rabu (15/5/2024) petang.
Secara prinsip Danang pun siap mengikuti instruksi partai bila diberi arahan untuk mendaftar di penjaringan bakal kepala daerah lewat partai lain. Kendati hingga saat ini baru mendaftar di satu partai saja, Danang merasa optimis pada Pilkada mendatang. "Optimis, karena sebenarnya dari hitung-hitungan PDI itu kan bisa daftar sendiri. Mungkin calon lain kan tidak cukup untuk maju sendiri, karena mungkin kursinya kurang," ungkapnya.
"Kalau PDI bisa sendiri [mencalonkan] cuma kita tidak jumawa, kita harus hisa melihat situasi kondisi politik sehingga kita tidak menutup kemungkinan koalisi partai lain," imbuhnya.
BACA JUGA: Ini Alasan Kustini Kembali Maju di Pilkada Sleman 2024 Mendatang
Meskipun sampai saat ini belum mendaftar pada penjaringan di partai mana pun selain PDIP, pintu koalisi terbuka untuk partai lain yang ingin menjalin koalisi. "Tapi monggo, partai lain kalau ingin menjalin koalisi dengan PDI bisa berhubungan dengan partai kami," ujarnya.
Jika dirunut dari sisi hitung-hitungan, bekal kursi pileg yang banyak membuat PDI Perjuangan Sleman memang dapat mengusung calon kepala daerahnya sendiri. Namun keikutsertaan partai-partai lain ke gerbong koalisi PDIP dinilai Danang akan menambah daya dobrak calon yang diusung di Pilkada mendatang.
"Kita juga sadar nanti untuk bisa menambah kekuatan dalam Pilkada, untuk bisa memenangkan kontestasi ini kita juga harus bisa berkoalisi dengan partai lain. Sehingga nanti antar partai yang akan menjalin koalisi dan komunikasi," tegasnya.
Sejauh ini di kursi bakal calon bupati Sleman ada nama-nama tokoh yang mendaftarkan diri di sejumlah penjaringan partai. Nama mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya telah melamar posisi bakal calon bupati di empat partai, yakni Golkar, Nasdem, PDI Perjuangan dan PKB. Sementara Bupati petahana, Kustini Sri Purnomo mendaftar posisi bakal calon bupati di penjaringan Nasdem dan PKB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Kesehatan ginjal anak perlu dijaga sejak dini. Simak tujuh cara merawat ginjal anak untuk membantu mencegah masalah kesehatan di kemudian hari.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 4 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C, sementara Kulon Progo cerah.
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai calon legenda sepak bola setelah Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.