Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Abdi dalem Kraton Yogyakarta Satya Bilal saat menyerahkan formulir pendaftaran sebagai calon Walikota Jogja ke kantor PDIP setempat, Jumat (17/5/2024)
Harianjogja.com, JOGJA—Abdi dalem Kraton Yogyakarta Satya Bilal memutuskan untuk ikut serta bertarung dalam kontestasi Pilkada Kota Jogja 2024 nanti. Dia mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Walikota Jogja di Kantor PDI Perjuangan Jogja pada Jumat (17/5/2024).
Satya mengatakan awalnya dirinya hanya berniat maju sebagai calon Walikota Jogja lantaran merasa masih junior di partai berlambang banteng moncong putih itu. Namun setelah diberikan arahan dari pengurus lain, dia akhirnya mantap mendaftar sebagai calon Walikota Jogja.
"Apapun hasilnya nanti, karena ini juga masih proses bersama, baik itu wakil dan walikota atau tidak menerima mandat saya siap melaksanakan perintah partai," katanya.
Satya menjelaskan, alasannya maju sebagai calon Walikota Jogja karena ingin terlibat langsung dalam penentuan kebijakan kota ini. Dia berharap Jogja yang kental akan nuansa seni dan budayanya itu bisa diangkat ke publik dan menjadi kegiatan sehari-hari masyarakat.
"Jogja kan 70 persen cagar budaya, kegiatan soal seni budaya akan kami tonjolkan untuk jadi ciri khas Jogja ke depan. Di luar itu memang banyak masalah di Jogja seperti sampah dan yang lain, harapan kami kita kembali lagi untuk Jogja yang nyaman dan Jogja lebih sejahtera," ujarnya.
Perebutan rekomendasi calon Walikota dan Wakil Walikota dari internal PDIP Jogja memang cukup alot. Cukup banyak kader dan simpatisan partai yang mendaftar untuk maju dalam Pilkada mendatang. Menurutnya itu wajar belaka lantaran PDIP terbuka kepada siapapun yang berkeinginan untuk maju dan membangun Kota Jogja.
"Buat saya bukan persaingan atau kompetisi, justru beberapa pendaftar yang sudah mendahului saya sebelumnya juga kader dan simpatisan. PDIP itu terbuka untuk siapapun baik muda dan senior, jadi kami mau sama-sama bergerak agar Jogja lebih baik dan istimewa," ujarnya.
BACA JUGA: Bawaslu Bantul Siap Melakukan Pengawasan Tahapan Pilkada 2024
Wakabid Bidang Komunikasi Politik PDIP Jogja Loka Agustianto yang menerima formulir pendaftaran Satya menjelaskan, sampai sekarang ada tujuh orang yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Jogja di Pilkada mendatang.
"Selain mendaftar langsung ada juga beberapa yang daftar lewat online. Yang daftar online kami masih menunggu arahan dari pengurus apakah ditindaklanjuti atau bagaimana. Pendaftaran sampai tanggal 20 Mei dan nanti langsung ke DPP. Selain internal PDIP ada juga simpatisan eksternal partai yang mendaftar," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Sejarah dan budaya dinilai memperkuat wisata gastronomi Indonesia. Kuliner Jogja menjadi contoh makanan yang memiliki cerita dan filosofi.
BPBD Kota Jogja mendorong pengaktifan kembali kentongan sebagai alat peringatan dini bencana berbasis masyarakat saat komunikasi terganggu.
BGN membuka ruang bagi mitra MBG mengganti yayasan yang dinilai tak berkontribusi. Mitra dapat mengajukan yayasan baru melalui portal registrasi.
Kesehatan ginjal anak perlu dijaga sejak dini. Simak tujuh cara merawat ginjal anak untuk membantu mencegah masalah kesehatan di kemudian hari.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 4 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C, sementara Kulon Progo cerah.