Membaca Yogyakarta lewat Buku Merakit Ayodya
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Merakit Ayodya di Warungboto, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja
Suasana bedah buku berjudl Menyiapkan dan Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur pada Anak yang diselenggarakan DPAD DIY di Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Senin (20/5/2024)./Triyo Handoko
KULONPROGO—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku berjudul Menyiapkan dan Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur pada Anak di Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Senin (20/5/2024).
Gelaran kolaborasi antara DPAD dan DPRD DIY ini dihadiri ratusan warga setempat. Melalui bedah buku ini, diharapkan semakin banyak wirausahawan muda di Bumi Binangun. Literasi dinilai jadi cara efektif untuk melahirkan para pengusaha sejak usia dini.
Pustakawan Madya DPAD DIY, Hadi Pranoto menjelaskan Kalurahan Banguncipto menjadi salah satu tempat dari ratusan lokasi tempat digelarnya bedah buku yang bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat.
Bedah buku yang menyasar langsung warga Bumi Binangun ini adalah inovasi program yang dilakukan DPAD DIY, di mana program serupa sudah dilakukan sejak 10 tahun yang lalu. Bedanya di awal program, agenda bedah buku diselenggarakan di Perpustakaan Grhatama Pustaka dan beberapa hotel di Kota Jogja, sedangkan kini program ini datang langsung di tengah masyarakat.
Model kegiatan dengan hadir langsung ke masyarakat, menurut Hadi, dinilai lebih efektif meningkatkan literasi masyarakat.
Selain itu, kegiatan bedah buku langsung di masyarakat juga lebih meningkatkan pemerataan akses peningkatan literasi. "Bedah buku kami gelar di 200 titik lebih di DIY, dari wilayah terpencil Gunungkidul hingga Kulonprogo, harapannya dengan hadir langsung di masyarakat maka akses lebih mudah dan efektif," katanya, Senin.
Hadi menjelaskan berbagai upaya dilakukan DPAD DIY agar literasi masyarakat Bumi Mataram dapat terus ditingkatkan meskipun sudah masuk papan atas tingkat nasional. "DIY ini jadi provinsi atas untuk literasi, ini mesti terus ditingkatkan, kami juga terus berinovasi dan meningkatkan akses masyarakat luas terhadap literasi," katanya.
Sementara, anggota DPRD DIY Muh. Ajrudin Akbar, yang menjadi narasumber dalam kegiatan bedah buku ini mengapresiasi upaya peningkatan literasi oleh DPAD DIY. Ajrudin menjelaskan melalui literasi, berbagai tantangan dan peluang dapat dikelola dengan baik, terutama sektor ekonomi dalam meregenerasi pengusaha.
BACA JUGA: Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berkah Lewat Gelaran Bedah Buku
Anggota Komisi B DPRD DIY yang membidangi masalah perekonomian ini menerangkan regenerasi pengusaha mesti terus ditingkatkan. "Peningkatkan ini mesti diimbangi dengan memberikan pemahaman yang baik terhadap dunia entrepreneur, agar generasi muda dapat terus berkembang mengikuti perubahan yang ada," katanya.
Ajrudin menjelaskan upaya kolaborasi peningkatan literasi dan upaya melahirkan pengusaha muda ini perlu terus dilanjutkan. "Ini kegiatan baik dan berdampak positif pada multi sektor, mesti terus ditingkatkan dan didukung bersama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Merakit Ayodya di Warungboto, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.