The Temple of Champions Hadir di Candi Prambanan November 2026
The Temple of Champions digelar di Candi Prambanan pada 7 November 2026, menghadirkan pertandingan tinju perebutan sabuk WBC Asia.
Peluncuran Sekolah Lansia di Balai Kalurahan Tegaltirto, Berbah Sleman, Selasa (21/05/2024).
SLEMAN—Kepikunan atau demensia merupakan masalah umum yang dialami oleh lanjut usia (lansia) maupun pra-lansia. Golongan yang lebih muda bisa juga lebih dini mengidap demensia apabila mengalami trauma atau benturan pada kepala. Namun memang pengidap kepikunan umumnya adalah para lansia.
Di luar trauma, penyebab resiko munculnya kepikunan pada lansia adalah stress/depresi, stroke dan hipertensi, kurang gerak, serta dampak kebiasaan mengkonsumsi alkohol dan rokok.
Salah satu upaya mencegah kepikunan adalah dengan mengikuti program Sekolah Lansia. Hal tersebut dikemukakan Dwi Endah Kurniasih, Direktur Indonesia Ramah Lansi (IRL) pada peluncuran Sekolah Lansia di Balai Kalurahan Tegaltirto, Berbah Sleman, Selasa (21/05/2024). Kepala Dinas P3AP2KB Sleman Wildan Solichin mewakili Bupati secara resmi meluncurkan Sekolah Lansia pada Kelompok Bina Keluarga Lansia “Lentera” di Padukuhan Kadisono, didampingi Yuni Hastutiningsih mewakili Kepala Perwakilan BKKBN DIY.
“Kepikunan atau demensia ditandai dengan penurunan daya ingat,” ungkap Dwi Endah. Dimulai dengan menurunnya ingatan jangka pendek seperti lupa dimana menaruh barang, menanyakan kembali nama orang yang baru saja dikenalkan dan sebagainya. Jika tidak dilakukan upaya apapun, gejala ini dapat menjadi semakin parah dan melemahkan memori jangka panjang.
Dalam kondisi berat, penderita akan sering mengalami kebingungan hendak melakukan apa atau bahkan tidak mengenali orang-orang terdekatnya. Hal ini bisa menimbulkan frustrasi dan stress yang makin memperparah kepikunan.
Kepikunan juga ditandai dengan menurunnya kemampuan berkomunikasi. Karena demensia adalah pelemahan kemampuan otak, maka penderitanya seringkali kesulitan dalam mengemukakan keinginannya, yang bisa menambah frustrasi lansia itu sendiri dan menyulitkan orang terdekatnya dalam memberikan pengasuhan.
Selain itu demensia juga dapat dikenali dari perubahan perilaku yang terjadi. Lansia menjadi cenderung menarik diri (menyendiri), sensitif dan mudah marah, mudah tersinggung, mudah curiga yang cenderung halusinatif jika makin parah.
Sekolah lansia merupakan pengembangan dari kegiatan Kelompok BKL yang dibina BKKBN. Pada BKL, dilakukan pertemuan rutin bagi lansia dan keluarga dengan lansia dimana disampaikan materi-materi dan pembinaan oleh Penyuluh KB yang biasanya berkerjasama dengan tenaga medis setempat (Puskesmas).
Sering kali pula kegiatan BKL ini diintegrasikan dengan Posyandu Lansia sehingga ada kegiatan senam lansia dan pemeriksaan kesehatan sederhana. Dalam Sekolah Lansia, materi akan disampaikan oleh nara sumber yang kompeten dan dengan rancangan materi (kurikulum) yang sistematis, selama 8 kali pertemuan intensif.
Keaktivan peserta menentukan kelulusan, selain evaluasi oleh para pengelola Sekolah Lansia. Sebagaimana dijelaskan Yuni dari BKKBN DIY, peserta dinyatakan lulus apabila memiliki tingkat kehadiran minimal 80% sehingga bisa mengikuti wisuda. Selain menambah wawasan, mendapatkan latihan-latihan mencegah kepikunan, aktivitas di Sekolah Lansia diharapkan memberikan kebanggaan dan kegembiraan bagi para warga lansia.
Dalam pesan peresmiannya, Kepala Dinas P3AP2KB Sleman Wildan Solichin memahami penyelenggaraan sekolah lansia membutuhkan pendanaan yang lebih dari penyelenggaraan kelompok BKL reguler, sehingga pihaknya memaklumi jika BKKBN tidak bisa menginisiasi banyak sekolah lansia. Sekolah lansia yang di-launching ini mendapatkan dukungan pendanaan dari APBD Kabupaten Sleman, yang dalam penyelenggaraannya bekerja sama dengan Indonesi Ramah Lansia dan BKKBN DIY.
Terlihat hadir Panewu Berbah Tri Akhmeriyadi dan Lurah Tegaltirto Sarjono beserta pengurus TP PKK Kapanewon Berbah dan Kalurahan. Sebanyak 100 orang lansia mengikuti pertemuan ini, 25 orang diantaranya merupakan “murid” sekolah lansia ini. Selesai diluncurkan secara resmi oleh Kepala Dinas P3AP2KB, dilanjutkan dengan pertemuan kelas yang pertama yang diisi materi oleh Direktur IRL Dwi Endah Kurniasih yang juga merupakan pengajar Program Studi Kesehatan Masyarakat pada Universitas Respati Yogyakarta. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
The Temple of Champions digelar di Candi Prambanan pada 7 November 2026, menghadirkan pertandingan tinju perebutan sabuk WBC Asia.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Sugiono resmi dilantik menjadi Menko PMK dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Simak sejumlah capaian Sugiono selama menjabat Menlu.
Per 1 Oktober 2026, belum ada gerai KDMP di Kulonprogo yang beroperasi. Verifikasi dan validasi bangunan masih berlangsung.
Bahlil Lahadalia mengatakan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi dibentuk untuk mempercepat eksekusi target hilirisasi dan transisi energi.