Korban Keracunan MBG Bisa Pakai BPJS Kesehatan? Simak Syaratnya
BPJS Kesehatan menanggung pengobatan keracunan MBG, tetapi ada ketentuan jika kasus ditetapkan sebagai KLB.
Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu-satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Tampak sejumlah pengguna bersiap memasuki Bandara YIA di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.
Harianjogja.com, JOGJA—Realisasi penambahan penerbangan internasional di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) demi menangkap lebih banyak kunjungan wisatawan mancanegara ke DIY didukung penuh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY.
Ketua GIPI DIY Bobby Ardiyanto di Yogyakarta, mengatakan ditetapkannya YIA sebagai satu-satunya bandara internasional di Jateng-DIY menjadi momentum menangkap lebih banyak wisatawan mancanegara.
"Ini menjadi momentum untuk YIA. Kalau kita bicara penerbangan internasional di Yogyakarta masih ada kendala karena hanya dari Singapura dan Kuala Lumpur," ujar Bobby.
Penetapan YIA sebagai satu-satunya bandara internasional di Jateng-DIY oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, menurut dia, bisa menjadi triger (pemicu) bagi kementerian itu untuk memberikan izin penambahan penerbangan internasional di bandara itu.
Apalagi sejumlah maskapai penerbangan luar negeri macam Qatar Airways, Emirates, hingga Turkish Airlines seluruhnya menyatakan tertarik mendukung penerbangan langsung ke YIA.
"Beberapa maskapai penerbangan internasional sudah melakukan kunjungan ke Yogyakarta untuk survei," ujar Bobby.
BACA JUGA: Pembelian Gas Melon per 1 Juni Wajib Pakai KTP
Dia menilai tidak ada lagi alasan teknis untuk menyatakan YIA tidak mampu melayani lebih banyak penerbangan internasional sebab secara kapasitas sudah lebih dari cukup.
"Kalau kami lihat dengan kapasitas eksisting sekarang belum sampai 50 persen itu traffic-nya baik untuk penerbangan domestik maupun mancanegara. Ini yang menjadi PR kita bagaimana perizinan agar lebih banyak penerbangan internasional masuk ke YIA," ujar dia.
Bobby menuturkan hingga saat ini wisatawan mancanegara di Yogyakarta masih didominasi wisatawan Asia, khususnya Singapura dan Malaysia karena hanya dua negara itu yang memiliki penerbangan langsung ke YIA.
Adapun wisatawan dari Uni Eropa, Timur Tengah serta negara lainnya biasanya datang melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta atau Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dengan lebih dulu mengunjungi destinasi wisata di provinsi lain kemudian mampir di DIY.
Dengan adanya penerbangan langsung, dia optimistis "length of stay (LOS) " atau lama tinggal wisatawan mancanegara di DIY bisa lebih lama dari saat ini rata-rata 2 hari menjadi 5 hari 4 malam. "Di Bali lama tinggal wisman sudah 7 hari 6 malam," ujar dia.
Jika penambahan penerbangan internasional di YIA terealisasi, Bobby memastikan lebih dari 70 persen destinasi wisata di DIY telah siap menyambut kedatangan lebih banyak wisatawan mancanegara.
Dalam kunjungan di Yogyakarta pada Agustus 2023, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan tengah mengupayakan pembukaan penerbangan internasional langsung dari YIA ke Australia demi meningkatkan kunjungan wisatawan dari negara itu. Selain Australia, Menparekraf menyebut penerbangan internasional di YIA juga akan terus ditambah termasuk ke Timur Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPJS Kesehatan menanggung pengobatan keracunan MBG, tetapi ada ketentuan jika kasus ditetapkan sebagai KLB.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.