Gets Premiere Yogyakarta Tawarkan Konsep Pernikahan Intim
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
Bedah buku bertajuk Terwujud Tak Terwujud Tetaplah Bersujud di Pendowoharjo, Sewon, Bantul pada Kamis (13/6/2024). Stefani Yulindriani/Harian Jogja
BANTUL—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Terwujud Tak Terwujud Tetaplah Bersujud di Pendowoharjo, Sewon, Bantul pada Kamis (13/6/2024). Bedah buku tersebut digelar untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Ketua Tim Bedah Buku DPAD DIY, Sri Wahyudi, menyampaikan bedah buku gencar dilakukan untuk mempertahankan gelar DIY sebagai provinsi dengan tingkat kegemaran membaca terbaik secara nasional dalam dua tahun terakhir. "Bedah buku ini kami selenggarakan untuk meningkatkan minat baca masyarakat DIY. Sehingga predikat tersebut dapat kita pertahankan," katanya, Kamis.
Dia menuturkan ada 230 bedah buku yang diselenggarakan tahun ini. Dia berharap bedah buku tersebut mampu meningkatkan minat masyakarat untuk membaca buku. Dengan begitu, menurutnya masyarakat mendapatkan berbagai manfaat dari sana.
Anggota DPRD DIY, Boedi Dewantoro, berharap bedah buku tersebut mampu memotivasi masyarakat untuk meningkatkan kegemaran membacanya dan meningkatkan literasi. "Kita belum terbiasa membaca, jadi ini pelajaran bagi kita kalau keluarga kita ingin berkualitas maka kita harus meningkatkan literasi, berdiskusi tentang buku bacaan kita," katanya.
Dengan tingginya tingkat literasi masyarakat, menurutnya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Lebih lanjut dia menuturkan buku tersebut berisi mengenai cerita perjalanan hidup yang mampu mencerahkan, memotivasi, dan mengajak masyarakat untuk menjalani hidup dengan berserah diri kepada Allah. Dia menuturkan ketenangan dan kekuatan akan ditemukan dengan bersujud kepada Allah. "Dalam buku ini, pembaca akan menemukan kisah inspiratif yang merangkai perjalanan hidup orangorang tertentu menjadi sumber inspirasi bagi orang lain," katanya.
Berbagai cerita yang disajikan dalam buku tersebut mengingatkan masyarakat bahwa dalam setiap kesulitan, ada kekuatan yang bisa ditemukan melalui ibadah. Menurutnya buku tersebut tidak hanya menawarkan cerita yang mengharukan, namun juga mengajak masyarakat merenung, meresapi, dan menghadapi setiap ujian hidup dengan penuh keyakinan. "Semoga melalui buku ini, kita semua dapat menemukan ketenangan dalam bersujud, bahkan ketika impian kita terasa belum terwujud," kata dia.
Buku tersebut terdiri dari 46 kisah mengenai keteladanan dan keikhlasan dalam menjalani hidup serta menceritakan pengalaman nyata manusia sehari-hari dalam berbagai situasi. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.