Indonesia Menang 3-0, Shayne Sebut Timor Leste Bukan Lawan Mudah
Shayne Pattynama memuji perlawanan Timor Leste meski Indonesia menang 3-0 di Piala AFF 2026. Garuda kini mengoleksi enam poin dari dua laga.
DPD Golkar Kulonprogo memperkenalkan empat bakal calon bupati dan wakil bupati Kulonprogo 2024./ ANTARA
Harianjogja.com, KULONPROGO—Empat bakal calon bupati dan wakil bupati Kulonprogo yang mendaftar lewat Partai Golkar diperkenallan kepada kader dan sayap partai pohon beringin
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kulonprogo Lilik Syaiful Ahmad di Kulon Progo, Senin, mengatakan, perkenalan tersebut dilakukan lewat konsolidasi jajaran partai.
Ada empat kandidat yang masuk dalam bursa pencalonan di DPD Partai Golkar Kabupaten Kulonprogo, yaitu Sapardiyono, Novida Kartika Hadhi, Marija, dan Ahmad Basuki.
"Kami sudah mengusulkan nama-mana bakal calon bupati dan wakil bupati ke DPP Golkar melalui DPW Partai Golkar DIY. Dalam waktu dekat, rekomendasi turun," kata Lilik.
Ia mengatakan, latar belakang bakal calon bupati yang mendaftar ke Partai Golkar Kabupaten Kulon Progo, yakni Sapardiyono merupakan mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo, Ahmad Basuki dikenal sebagai pengusaha, Marija merupakan Wakil Ketua DPD Gerindra DIY, dan Novida adalah anggota DPRD DIY sekaligus kader dari PDIP Kabupaten Kulonprogo.
Mereka telah perkenalan sekaligus menyampaikan apa yang menjadi visi-misinya jika terpilih memimpin Kabupaten Kulonprogo. Perkenalan dilakukan secara berjenjang dari internal partai hingga ke masyarakat.
"Kami akan berupaya bagaimana meningkatkan elektabilitas dan popularitas para kandidat ini," katanya.
Bakal calon bupati Sapardiyono dalam visinya akan berfokus pada peningkatan infrastruktur dan pendidikan hingga menambah lapangan kerja.
"Visi saya adalah kesejahteraan untuk masyarakat Kabupaten Kulonprogo, yang saya terjemahkan lewat berbagai upaya peningkatan ketiga sektor itu," katanya.
Ahmad Basuki menggunakan jargon Solutif dan Membumi untuk Kabupaten Kulon Progo. Ia ingin bisa memberikan solusi dari apa yang menjadi tantangan di Kabupaten Kulonprogo, serta mengaplikasikannya langsung ke masyarakat.
Sementara Novida dan Marija memiliki kemiripan pada visinya, yaitu mengoptimalkan potensi yang ada di Kabupaten Kulon Progo. Salah satunya keberadaan YIA yang dinilai harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Marija mengatakan, pembangunan di Kabupaten Kulonprogo sudah bagus. Namun demikian, ia berjanji bila diberi amanat untuk memimpin Kabupaten Kulonprogo 2024-2029, dirinya akan fokus untuk percepatan pembangunan infrastruktur dan percepatan penurunan angka kemiskinan.
"Hal ini untuk mewujudkan "Kulonprogo Melesat", yakni Kabupaten Kulon Progo yang Maju, Lestari, Sejahtera, Berdaulat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Shayne Pattynama memuji perlawanan Timor Leste meski Indonesia menang 3-0 di Piala AFF 2026. Garuda kini mengoleksi enam poin dari dua laga.
Satlantas Polres Bantul membuka layanan SIM Keliling dan Samsat Keliling di Bantul Creative Expo 2026 pada 1 dan 8 Agustus malam.
Indonesia membuka pendaftaran film nasional untuk Academy Awards ke-99. Simak syarat dan batas waktu pendaftarannya.
Kebakaran menghanguskan 12 rumah dinas di Aspol Panularan Solo. Sebanyak 10 keluarga terdampak, sementara penyebab pasti masih diselidiki polisi.
PB PGRI menyambut putusan MK yang melarang dana pendidikan 20 persen digunakan untuk MBG dan meminta anggaran fokus pada substansi pendidikan.
Dokter mengingatkan obesitas pada perempuan merupakan penyakit kronis yang meningkatkan risiko gangguan reproduksi, kehamilan, dan penyakit jantung.