Bank Jateng Syariah dan Ash Shodiqiyah Jalin Kerja Sama Digitalisasi
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Perserta bedah buku berjudul Budi Daya Padi di Lahan Tadah Hujan dengan Teknologi Patbo Super di Graha Insan Mulia, Kalurahan Kepek, Wonosari, Gunungkidul, berfoto bersama pada Rabu (19/6/2024). Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
GUNUNGKIDUL—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama Komisi D DPRD DIY kembali menggelar bedah buku berjudul Budi Daya Padi di Lahan Tadah Hujan dengan Teknologi Patbo Super di Graha Insan Mulia, Kalurahan Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Rabu (19/6/2024).
Kepala DPAD DIY, Kurniawan mengatakan bedah buku yang jawatannya gelar pertama-tama untuk meningkatkan minat baca. Ada upaya untuk membentuk kebiasaan. Tujuan akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Jadi tidak sekadar minat baca meningkat. Tetapi pembangunan dan kesejahteraan juga terdampak,” kata Kurniawan ditemui di Graha Insan Mulia, Kalurahan Kepek, Rabu.
BACA JUGA: BEDAH BUKU: Melalui Buku, DPAD DIY Edukasi Masyarakat Soal Sampah
Bedah buku ini juga menjadi ruang diseminasi bahan bacaan. Ini penting karena menurut Kurniawan fasilitas untuk mengakses pengetahuan lewat bahan bacaan di Gunungkidul minim. Kesempatan mereka untuk belajar membaca menjadi kurang. Buku yang dibedah juga implementatif. Sangat mungkin diterapkan oleh masyarakat.
Dalam pandangan dia, buku merupakan rangkuman pengalaman banyak orang. Sebab itu, dengan membaca, seseorang akan mendapat banyak pengalaman dan sari patinya. “Dengan membaca, kita seolah-olah sudah menjalani beratus-ratus pengalaman,” katanya.
Setelah bedah buku, DPAD DIY berupaya melakukan sinkronisasi dengan pemangku kepentingan lain. Hal ini dilakukan karena kewenangan DPAD DIY terbatas. Apabila perlu tindak lanjut, maka DPAD DIY akan menjalin kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKH) DIY. Mitra kerja pun juga berlu berkolaborasi antara Komisi D dan B DPRD DIY.
“Pak Imam juga sudah mengatakan untuk menindaklanjuti agar tidak hanya memberi bekal pengetahuan,” ujarnya.
Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Imam Taufik, mengatakan teknologi Patbo Super terus dikenalkan di Gunungkidul, karena sektor pertanian menjadi penyokong perekonomian. “Selama ini petani cenderung pakai ilmu titen. Sedikit sekali yang sifatnya inovatif dalam penggunaan teknologi,” kata Imam.
Penerapan teknologi Patbo Super sangat bagus untuk dibaca dan diterapkan. Dalam buku ini disampaikan bahwa produktivitas padi sangat mungkin ditingkatkan hingga 33%. Ditinjau dari sisi ekonomi, ada penambahan laba.
Perbandingannya, jika padi ditanam dengan metode konvensional di lahan seluas satu hektare, maka ada keuntungan Rp10 juta. Namun, jika padi ditanam dengan lebih inovatif melalui penggunaan teknologi Patbo Super, maka ada keuntungan hingga Rp18 juta.
Hanya, perlu ada contoh penggunaan teknologi itu. Dengan begitu, masyarakat/kelompok tani memiliki contoh nyata. “Saya kira ini butuh campur tangan dari perintah daerah. Butuh kerja sama dengan BRIN juga. Kalau ada contoh, masyarakat mudah untuk mengkloning. Kalau ini jadi tren, ini menjadi menarik untuk petani,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Selain Mitsubishi Pajero Sport, ada sejumlah SUV bekas yang layak dilirik seperti Toyota Fortuner, Isuzu mu-X, Ford Everest, dan Chevrolet Trailblazer.
Persib Bandung lolos ke semifinal Piala Presiden 2026 usai kalahkan DPMM FC 1-0. Gol Balsa Sekulic dari bola muntah penalti dan pujian untuk pemain muda.
Janice Tjen/Shuai Zhang lolos ke perempat final DC Open 2026 usai kalahkan Rakhimova/Wu 2-0. Siap hadapi pemenang Miyu/Olmos atau Mihalikova/Watson!
Roberto Mancini dikabarkan kembali menjadi pelatih Timnas Italia. Arsitek juara Euro 2020 itu dipercaya memimpin proyek baru Gli Azzurri di tengah dinamika fede
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditangkap KPK dalam OTT pada Selasa malam. Simak profil, perjalanan karier, serta laporan harta kekayaannya yang mencapai Rp21,