Singapura Turun di Ranking FIFA Usai Kalah 0-6 dari Malaysia
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Pelantikan Pantarlih / Ist
Harianjogja.com, BANTUL—KPU Bantul memastikan sebanyak 748.766 calon pemilih untuk Pilkada 2024 yang masuk dalam A daftar pemilih (ADP) di Bumi Projotamansari akan mulai menjalani pencocokan dan penelitian (coklit), Senin (24/6/2024) malam.
Jika ditemukan ada masalah terkait dengan hal teknis saat coklit yang digelar sampai 25 Juli 2024, seperti Nomor Kartu Keluarga (NKK) dan kependudukan, KPU Bantul akan berkoordinasi dengan Disdukcapil Bantul.
Ketua KPU Bantul Joko Santosa mengatakan, sebelum dimulai coklit, KPU melantik 2.847 orang petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pilkada Bantul 2024 dilantik Senin (24/6/2024) siang.
BACA JUGA: 1.234 Pantarlih di Kota Jogja Dilantik, Langsung Bertugas Lakukan Coklit di Lapangan
Pelantikan dilakukan oleh ketua panitia Pemungutan Suara (PPS) di tiap kalurahan. Setelah dilantik, 2.874 petugas Pantarlih menjalani bimbingan teknis (Bimtek) kemudian dilanjutkan dengan coklit di wilayahnya.
"Setelah itu, malamnya, baru mereka mulai bekerja. Sejauh ini untuk tokoh masyarakat, seperti pak Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD Bantul, Pak Sekda, waktunya sudah kami komunikasikan," kata Joko, Senin (24/6/2024).
Adapun tata cara coklit, menurut Joko, dimulai dari petugas Pantarlih yang mendatangi calon pemilih. Petugas lalu meminta administrasi dari calon pemilih, seperti KTP, Kartu Keluarga dan identitas kependudukan. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan ADP yang dipegang oleh petugas Pantarlih.
"Dalam ADP ini ada NKK, NIK dan alamat, dan status disabilitasnya. Jika didatangi ada yang belum masuk-maka akan dimasukkan datanya dalam pemilih baru. ADP sendiri kami dapatkan dari Kemendagri," terang Joko.
Joko menegaskan, karena telah mendapatkan ADP, maka koordinasi dengan Disdukcapil Bantul hanya sebatas kasuistik. Ia mencontohkan, jika ditemukan ada masalah NKK dan kependudukan, KPU Bantul akan berkoordinasi dengan Disdukcapil Bantul.
"Jadi sifatnya kasuistik saja," tandas Joko.
Terpisah, Kepala Disdukcapil Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengaku siap jika diminta oleh KPU Bantul untuk mencocokkan data calon pemilih yang ada. Nantinya Disdukcapil akan melakukan verifikasi data, sesuai dengan permintaan dari KPU Bantul.
"Untuk waktunya kapan? kami masih nunggu saja dari KPU. Jadi mungkin setelah coklit," ucap Kwintarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Max Verstappen meraih kemenangan perdana F1 2026 di GP Bahrain yang digelar di Sepang, mengungguli Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Senin 5 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.