Libur Sekolah, UMKM Jogja Bidik Omzet Naik 70 Persen
UMKM Jogja manfaatkan libur sekolah lewat bazar di Taman Pintar, targetkan kenaikan omzet hingga 70 persen.
Suasana acara Resepsi Perayaan 10 Tahun New Colombo Plan, di Hyatt Regency Yogyakarta, Sleman, Sabtu (29/6/2024). Harian Jogja/Sirojul Khafid
SLEMAN—Program New Colombo Plan (NCP) sudah memasuki usia ke-10. Program kerjasama antara Pemerintah Australia dan negara di kawasan Indo-Pasifik ini memberikan kesempatan para mahasiswa-mahasiswi Australia belajar di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Indonesia menjadi salah satu negara terfavorit dengan pilihan terbanyak dari mahasiswa dan mahasiswi Australia. Sejak berlangsung pada 2014, sudah ada lebih dari 12.000 pelajar Australia datang dan belajar di Indonesia. Di Indonesia, beberapa kota tujuan termasuk Jakarta dan Jogja.
BACA JUGA: Selain 13 Program Beasiswa di Internal UAJY, Berikut 5 Program Beasiswa dari Luar Kampus
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams, mengatakan hubungan antar masyarakat merupakan inti dari hubungan Indonesia dan Australia. "Mereka datang ke sini untuk belajar atau mendapatkan pengalaman kerja dan pulang dengan persahabatan yang mendalam serta pemahaman baru mengenai salah satu tetangga terdekat kami," katanya.
Second Secretary – Public Diplomacy Australian Embassy, Amanda Panayotou, mengatakan tidak hanya mahasiswa-mahasiswi Australia yang datang ke Indonesia, namun juga sebaliknya. Sehingga ada hubungan timbal balik dari kedua negara. Menurut Amanda, ini kesempatan yang baik untuk menambah skill sampai pengalaman bermasyarakat.
"Nantinya ribuan mahasiswa Australia akan kembali ke kampus dan masyarakat dengan bertambahnya skill, untuk mendukung hubungan masyarakat yang lebih baik, dan juga kestabilan antar hubungan negara," kata Amanda, saat ditemui di sela-sela acara Resepsi Perayaan 10 Tahun New Colombo Plan, di Hyatt Regency Yogyakarta, Sleman, Sabtu (29/6/2024).
Mahasiswi dari The University of Sydney, Simone Waugh, mengatakan dia belajar banyak tentang sosial kemasyarakatan di Jogja. Dia memilih belajar di Jogja lantaran banyak gerakan-gerakan kecil yang berasal dari inisiatif masyarakat. Di Jogja juga banyak kelompok yang fokus dengan isu-isu marginal seperti perempuan dan difabel.
"Selama dua pekan kami belajar berbagai isu di akar rumput, ada penelitian kecil yang menambah banyak pengalaman. Jogja merupakan tempat yang bagus, atmosfernya, serta orang-orang yang menyenangkan," katanya.
Mahasiswi lain, dari Monash University, Ella Skuza, mengatakan ini pengalaman baru baginya di Indonesia dengan mengunjungi Jogja. Sebelumnya dia hanya familier dengan Bali sebagai tempat berlibur. Namun kini dengan berbagai kondisi, dia berkesempatan belajar di Jogja.
Belajar ke luar negeri, termasuk ke Indonesia, menjadi kesempatan yang baik untuk mengembangkan kepekaan sosial, pengalaman, dan kepercayaan diri. "Kunjungan saya ke Jogja mengubah pandangan saya tentang Indonesia. Semoga suatu hari bisa berkunjung ke sini lagi, dan bisa menikmati budaya serta berinteraksi dengan orang-orangnya," kata Ella. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UMKM Jogja manfaatkan libur sekolah lewat bazar di Taman Pintar, targetkan kenaikan omzet hingga 70 persen.
Meksiko memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ekuador 2-0 di Stadion Azteca, Mexico City.
BPS mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan. Kenaikan dipicu sektor transportasi, BBM, dan harga sejumlah komoditas.
Harga BBM Pertamina per 1 Juli 2026 berubah. Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Turbo turun, sementara Pertalite dan Pertamax tetap.
Meta mengakui AI belum mampu menekan spam judi online di Facebook dan Instagram karena pelaku terus mengubah modus untuk menghindari deteksi.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.