Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Pelantikan Pengurus Kapimgama./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengurus Keluarga Alumni Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (Kapimgama), Sekolah Pascasarjana (SPS) UGM resmi dilantik oleh Pengurus Pusat Kagama, Jumat (28/6/2024).
Pelantikan Kapimgama tersebut menjadi momen bersejarah bagi UGM dengan lahirnya satu lagi keluarga alumni baru di bawah naungan Keluarga Besar Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).
Acara yang digelar di Gedung Sekolah Pascasarjana UGM dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting baik dari pihak rektorat UGM, Dekan dan Wakil Dekan Sekolah Pascasarjana, para dosen, peneliti, alumni, serta mahasiswa.
“Kami berharap, Kapimgama dapat berkontribusi dalam menghasilkan berbagai kebijakan bagi pembangunan bangsa dan negara,” kata Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Siti Malkamah saat memberikan pengarahan pada pelantikan pengurus Kapimgama, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (4/7/2024).
Prof. Siti juga mengakui bahwa Kapimgama memiliki kekuatan melalui beragam profesi pengurusnya. Mulai dari politisi, akademisi, profesional, hingga pejabat negara. “Perbedaan ini sangat dibutuhkan untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan terbaik bagi Indonesia,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Umum Kapimgama, Mayjen TNI (Purn.) Hassanudin menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya pelantikan ini. "Kapimgama merupakan organisasi alumni yang akan menjadi wadah silaturahmi dan interaksi antara alumni dan mahasiswa Program Studi Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, Sekolah Pasca Sarjana UGM. baik dalam bidang akademik maupun nonakademik," ujar dia.
Hassanudin berharap Kapimgama menjadi forum “think-tank” yang akan berkontribusi dalam pemikiran strategis terkait dengan kepemimpinan dan inovasi kebijakan. Termasuk kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka menyongsong visi besar NKRI menyongsong 100 tahun Kemerdekaan Indonesia pada 2045 mendatang.
Menghadapi tantangan bangsa dan negara yang semakin komplek ke depan, sehubungan dengan pesatnya perkembangan teknologi digital dan dinamika global regional maupun nasional, Hassanudin menekankan pentingnya kontribusi alumni dalam membangun kebijakan inovatif untuk mensejahterakan rakyat.
"Peran alumni sangat strategis, baik di tingkat pusat maupun daerah, khususnya untuk menciptakan pemimpin-pemimpin inovatif yang mampu memberikan solusi terhadap tantangan bangsa yang dirasakan semakin kompleks saat ini," tegasnya.
Untuk itu, dengan komitmen dan tekad yang kuat, sesuai visi dan misi besarnya, Kapimgama akan membangun ekosistem yang mampu mencetak kepemimpinan yang etis, bertanggung jawab, dan berintegritas.
Dengan latar belakang yang beragam dari berbagai sektor dan melalui sinergitas dengan berbagai elemen dan berbagai institusi lainnya, Kapimgama yakin dapat mendorong terciptanya kepemimpinan dan kebijakan inovatif yang berlandaskan pada prinsip kebenaran dan keadilan.
Pada kesempatan yang sama, Hassanudin juga mengumumkan beberapa program-program strategis Kapimgama di masing-masing bidangnya.
Untuk Bidang Komunikasi, Organisasi, dan Keanggotaan, program yang disiapkan adalah membangun dan memperkuat jaringan komunikasi antaranggota serta menyusun database alumni yang komprehensif.
Di Bidang Fasilitasi Pengembangan Alumni dan Mahasiswa, programnya adalah mengadakan pelatihan, workshop, dan mentoring, serta menyediakan akses informasi tentang peluang beasiswa, magang, dan karir.
BACA JUGA: Menteri Basuki dan Rektor UGM Lepas 7.162 Mahasiswa KKN PPM
Untuk Bidang Kajian Kebijakan Strategis dan Hubungan Almamater, program yang disiapkan adalah penelitian dan kajian strategis serta membangun hubungan erat dengan universitas dan program studi.
Di Bidang Hubungan Kerja Sama, Pendanaan, dan Kemitraan Usaha, programnya adalah mencari dan membentuk kerja sama dengan berbagai instansi, menggalang dana, serta membangun kemitraan usaha.
Sementara Bidang Pengabdian Masyarakat memiliki program pembentukan klinik kebijakan publik dan mendorong partisipasi alumni dan mahasiswa dalam program pengabdian masyarakat.
"Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, Kapimgama berkomitmen menjadi agen perubahan yang membawa manfaat besar bagi seluruh anggota dan masyarakat luas.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.