Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang pada Semester I 2026
PT Pegadaian (Persero) kembali membuktikan ketangguhannya sebagai salah satu pilar keuangan nasional dengan membukukan kinerja positif hingga 30 Juni 2026
Kegiatan launching desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Panen Raya Bawang Merah Glowing Kelurahan Selopamioro, di Bulak Kopen RT 04, Nawungan 01, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Bantul, pada Selasa (16/7/2024) pagi/ Harian Jogja-Jumali
BANTUL—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY bersama dengan Bank BRI, Bank Indonesia, Pemkab Bantul dan Pemda DIY meluncurkan desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Panen Raya Bawang Merah Glowing Kelurahan Selopamioro, di Bulak Kopen RT 04, Nawungan 01, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Bantul, Selasa (16/7/2024) pagi. Peluncuran ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Deputi Direktur Pengawasn Perilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, Dinavia Tri Riandari mengatakan program EKI merupakan salah satu program yang melibatkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) DIY. Pembentukan TPKAD DIY bertujuan untuk peningkatan akses keuangan.
Melalui program EKI, kata Dinavia, pihaknya tidak hanya melakukan event yang sekali, tapi juga melakukan pendampingan mulai dari pra-inkubasi, inkubasi dan pasca-inkubasi.
Program EKI di pedesaan bertujuan untuk mengoptimalkan potensi yang ada di perdesaan dengan ketersediaan akses keuangan dari berbagai sektor jasa keuangan seperti perbankan, asuransi dan pasar modal.
"Ini juga sebagai sarana kami dalam melakukan edukasi dan literasi kepada masyarakat juga," katanya.
Lebih lanjut Dinavia mengungkapkan sengaja memilih Selopamioro sebagai desa EKI, karena di tempat tersebut memiliki sejumlah potensi, terkait dengan keberadaan Bukit Dermo, Desa Prima dan juga pertanian bawang merah.
Untuk itu, OJK berkolaborasi dengan BRI, PNM dan sejumlah pihak untuk mempercepat pengembangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Selopamioro.
"Harapannya dengan EKI ini bisa meningkatkan roda perekonomian, bisa meningkatkan literasi inklusi dan akses keuangannya," jelasnya.
Regional CEO Bank Rakyat Indonesia (BRI) Yogyakarta, John Sarjono mengatakan pihaknya memiliki tugas untuk meningkatkan literasi keuangan dan inklusi di masyarakat. Dimana, ada targetan bagi jawatannya literasi keuangan dan inklusi di masyarakat sebesar 90%.
"Oleh karena itu dibutuhkan dukungan dan koordinasi semua pihak. Dan, kami akan berusaha penuhi tugas tersebut," kata John.
BACA JUGA: Terjadi 209 Pelanggaran Lalu Lintas di Bantul pada Hari Pertama Operasi Patuh Progo 2024
Selain itu, John mengakui jika BRI memiliki kewajiban untuk memberikan sosial value dan memberi manfaat kepada masyarakat.
Oleh karena itu, ia telah meminta kepada setiap kantor cabang yang ada di wilayahnya untuk turun ke lapangan langsung dan melihat kebutuhan dari masyarakat.
"Jadi tidak hanya sebatas inklusi, tapi bisa meningkatkan UMKM dan petani yang harus naik kelas," katanya.
Sekda DIY Beny Suharsono berharap agar semua pihak, baik swasta, pemerintah sektor perbankan dan perguruan tinggi berkolaborasi mendukung program EKI. Sehingga program EKI nantinya optimal dan tepat sasaran.
"Mari kita semua sepakat keberhasilan EKI dan desa EKI tidak hanya diukur dari output, tapi juga outcome nya yang meningkat utamanya bagi masyarakat Nawungan, Selopamioro dan Imogiri," katanya.
Beny juga berharap momentum launching desa EKI sebagai langkah awal mewujudkan kalurahan yang inklusif dan berkelanjutan yang bisa diwujudkan bersama. Terkait dengan panen raya bawang merah glowing di Kalurahan Selopamioro, Beny berharap agar tidak hanya sebagai kegiatan tapi juga simbol dari kerja keras dan inovasi pertanian di kalurahan.
"Berkat peran petani yang gigih dan peran sejumlah pihak, kita hari ini bisa melakukan panen raya bawang merah glowing. Kegiatan panen raya juga sebagai bentuk integrasi antar kemajuan teknologi keuangan dan pertanian," ucapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Pegadaian (Persero) kembali membuktikan ketangguhannya sebagai salah satu pilar keuangan nasional dengan membukukan kinerja positif hingga 30 Juni 2026
Usulan penambahan lampu lalu lintas di Sleman yang diajukan sejak 2022 belum ditindaklanjuti. Dishub fokus pada keselamatan dan manajemen lalu lintas.
Myanmar mengesahkan UU anti-penipuan daring dengan ancaman hukuman mati. Jawa Barat tercatat menjadi provinsi dengan laporan scam tertinggi di Indonesia.
Tarif paket wisata Jip Lava Tour Merapi naik Rp50.000 sejak 10 Juni 2026 akibat lonjakan biaya BBM, oli, dan suku cadang kendaraan.
SMPN 1 Jetis Bantul menegaskan tidak terlibat jual beli seragam. Aduan ke ORI DIY disebut terjadi karena kesalahpahaman dengan paguyuban orang tua.
BMKG menyatakan El Nino telah masuk kategori kuat. Pemerintah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026.