Klaten Catat Sejarah, Pertama Kali ICHC Digelar di Indonesia
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
Bupati Sleman Petahana Dra. Kustini Sri Purnomo bersama rombongan melakukan silaturahmi ke PDM Sleman, Selasa (16/7) petang./ Ist
SLEMAN—Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman mengaku sangat bangga apabila ada warga persyarikatan Muhammadiyah terpilih memimpin Kabupaten Sleman.
"Kita bangga jika nantinya yang memimpin Kabupaten Sleman adalah warga dari Muhammadiyah. Apalagi ibu Kustini ini adalah kader Muhammadiyah," ungkap pria yang kerap disapa Arif tersebut.
Bupati Sleman Petahana Dra. Kustini Sri Purnomo bersama rombongan melakukan silaturahmi ke PDM Sleman, Selasa (16/7) petang.
Menurut Arif, PDM Sleman sangat merespon baik apabila ada warga dari Muhammadiyah mencalonkan diri pada Pilkada 24 November 2024 mendatang.
Muhammadiyah disebutnya tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Namun Muhammadiyah secara organisasi mendorong partisipasi aktif dalam politik.
"Tentu kami sangat berbahagia dan senang jika ada yang maju berkompetisi (Pilkada). Dan kita selalu berdoa yang memimpin Sleman adalah kader Muhammadiyah," terang Arif Mahmud.
BACA JUGA: Ini Alasan Kustini Kembali Maju di Pilkada Sleman 2024 Mendatang
Arif menambahkan, bahwa organisasi Muhammadiyah yang dinaunginya juga menyerahkan kebebasan dukungan kepada masing-masing warga persyarikatan yang ada di Sleman.
Sementara, Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa kunjungannya ke Muhammadiyah dalam rangka menyampaikan niat untuk maju Pilkada 2024.
Kustini menegaskan bahwa dirinya merupakan warga persyarikatan Muhammadiyah sehingga harus bersilaturahmi ke PDM dalam rangka Pilkada 2024.
"Saya silaturahmi disini karena saya juga merasa sebagai bagian dari Perserikatan Muhammadiyah. Keluarga kami mayoritas juga berkarya di Muhammadiyah," pungkas Kustini. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendekatkan sarana pelayanan kepada masyarakat luas.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.