Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Ilustrasi beras - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman memastikan bantuan sosial (bansos) beras akan disalurkan lagi mulai Agustus 2024. Total penerima bantuan ada sekitar 91.475 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Sleman, Suparmono mengatakan, ada rencana dari Pemerintah Pusat untuk kembali menyalurkan bansos beras. Bantuan akan diberikan selama tiga bulan, dengan rincian penyaluran Agustus, Oktober dan Desember.
Adapun besaran bantuan, masih sama dengan penyaluran di tahap sebelumnya. Rencananya masing-masing KPM menerima sepuluh kilogram per bulan. “Untuk penyaluran masih menunggu pentunjuk teknis dari Badan Pangan Nasional. Tapi, persiapan sudah dilakukan mulai sekarang,” kata Pram, sapaan akrabnya, Senin (29/7/2024).
Dia menjelaskan, untuk penerima bantuan diperkirakan mencapai 91.475 KPM. Jumlah ini sesuai dengan penerima realisasi program pada Juni 2024.
“Data ini masih dalam proses verifikasi dan validasi. Yang jelas bantuan akan disalurkan pada Agustus mendatang dan sekarang dalam tahap persiapan,” katanya.
Pram menambahkan, untuk persiapan penyaluran juga ada rencana pertemuan antara Bulog dengan Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto.
“Memang sudah ada pertemuan dengan Bulog, tapi rencananya juga ada koordinasi lanjutan guna memperlanjar proses penyaluran,” katanya.
BACA JUGA: Gedung Kantor Presiden di IKN Diberi Nama Istana Garuda
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Sleman, Mustadi. Menurut dia, pelaksana penyaluran dilakukan oleh Bulog yang bekerjasama dengan masing-masing kalurahan.
Adapun penyaluran dilakukan melalui proses undangan kepada calon penerima manfaat ke lokasi yang telah ditentukan. “Jadi sebelum disalurkan akan ada undangan kepada warga untuk mengambil jatah beras yang sudah dialokasikan,” katanya.
Meski pelaksanaan langsung ditangani Bulog dengan kalurahan, Mustadi memastikan ada upaya monitoring dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bantuan merupakan beras yang layak dikonsumsi serta tepat sasaran.
“Akan ada tim untuk monitoring yang terdiri dari Bulog, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan; Dinas Sosial dan Bappeda. Harapannya dengan monitoring ini, maka penyaluran dapat berjalan dengan lancar dan sesuai yang diharapkan,” katanya. (
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.