RSUD Saras Adyatma Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di BCE 2026
Selama pameran berlangsung, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan kesehatan, edukasi, hingga beragam aktivitas interaktif yang telah disiapkan
Sosialisasi Pancasila oleh BPIP bersama Badan Kesbangpol Bantul yang mengundang ratusan jagabaya dan carik se-Bantul, Rabu (31/7/2024)./Alfi Annissa Karin
JOGJA—Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila bertajuk Pancasila sebagai Ideologi Negara dan Perisai Bangsa di KJ Hotel, Jogja, Rabu (31/7/2024).
Dalam acara itu, BPIP menggandeng Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bantul. Sementara peserta yang hadir adalah dari ratusan jagabaya, carik, ormas, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Analis Hukum Ahli Madya Direktorat Sosialisasi dan Komunikasi BPIP, Andy Apriyanto menyebut kegiatan ini menjadi cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ideologi Pancasila.
Dia sengaja menggandeng berbagai pemangku kepentingan di wilayah. Pasalnya, baik jagabaya maupun carik merupakan ujung tombak masyarakat di tingkat desa. Melalui merekalah nilai-nilai Pancasila perlu kembali digelorakan.
"Harapan kami peserta hari ini bisa menjadi corong BPIP untuk menggelorakan kembali Pancasila," kata Andy saat ditemui seusai memberikan materi, Rabu (31/7/2024).
Andy mengakui saat ini degradasi akan nilai-nilai Pancasila sudah terjadi. Apalagi, di tengah masa digitalisasi seperti saat ini generasi muda mulai abai terhadap keberadaan Pancasila.
Dia menjelaskan, BPIP sempat menangani kejadian seorang pelajar SMK di salah satu wilayah du Jawa Timur tak mau hormat kepada bendera merah putih saat upacara. Ternyata, siswa tersebut tergabung dalam satu aliran agama yang melarang penghormatan kepada bendera. BPIP lantas melakukan advokasi.
"Satu anak saja melakukan tidakan seperti itu dan tidak ada tindakan, maka akan jadi racun, sehingga sekolah mengembalikan siswa tersebut kepada orang tua. Lalu sekarang di sekolah ada pakta integritas yang menyatakan siswa harus mengikuti aturan yang berlaku. Sampai sekarang daerah tersebut kondusif," tuturnya.
Di sisi lain, fenomena ekslusivisme juga masih ada di tengah-tengah masyarakat. Ini turut menjadi faktor menurunnya kesadaran masyarakat akan pentingnya Pancasila.
Ada sebagian kelompok yang merasa dirinya mampu, lalu melakukan flexing. Juga ada suatu komunitas tertentu yang meminta dikawal oleh Patwal untuk kegiatan yang tidak mendesak.
Menurut Andy, kondisi ini benar-benar terjadi di lapangan dan merusak nilai-nilai Pancasila. "Boleh kaya, tetapi apa iya harus flexing, itu menimbulkan kesenjangan sosial. Kami sosialisasikan kepada kaum crazy rich dan harapannya mereka paham ini tidak bagus. Ini jadi tantangan untuk terus menggelorakan nilai-nilai Pancasila," ucap Andy.
Sementara, Kepala Badan Kesbangpol Bantul, Stephanus Heru Wismantara mengapresiasi gelaran sosialisasi ini.
Menurutnya, kesadaran Pancasila merupakan tanggung jawab bersama. Salah satu yang bisa dilaksanakan adalah dengan turut menyemarakkan Hari Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia yang akan datang. "Mari kita pertahankan bersama bahwa Pancasila menjadi satu-satunya ideologi kita dalam bernegara," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama pameran berlangsung, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan kesehatan, edukasi, hingga beragam aktivitas interaktif yang telah disiapkan
Sutradara Louis Leterrier pastikan Fast & Furious 11 tetap jalan. Penundaan syuting bukan masalah kreatif, tapi penyesuaian anggaran. Film penutup saga utama ma
DPRD DIY menindaklanjuti kerusakan talud Sungai Opak di Pagergunung, Piyungan, Bantul. BBWSSO siap membantu bronjong dan alat berat untuk mencegah abrasi meluas
Sophia Laforteza mengumumkan hiatus sementara dari KATSEYE demi fokus pada kesehatan mental. HYBE menyebut kondisi sang idol akan dievaluasi kembali.
Sharp Aquos Wish6 resmi diperkenalkan, HP entry-level dengan AI pendeteksi panggilan penipuan, layar 120 Hz, baterai 5.000 mAh, kamera 50 MP. Rilis September 20
Media Vietnam Soha menyebut Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026 dengan cara mengecewakan setelah gagal mengalahkan Singapura dan finis di posisi ket