Kesbangpol DIY Dorong Perempuan Terlibat Langsung dalam Politik
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Sosialisasi Pancasila oleh BPIP bersama Badan Kesbangpol Bantul yang mengundang ratusan jagabaya dan carik se-Bantul, Rabu (31/7/2024)./Alfi Annissa Karin
JOGJA—Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila bertajuk Pancasila sebagai Ideologi Negara dan Perisai Bangsa di KJ Hotel, Jogja, Rabu (31/7/2024).
Dalam acara itu, BPIP menggandeng Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bantul. Sementara peserta yang hadir adalah dari ratusan jagabaya, carik, ormas, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Analis Hukum Ahli Madya Direktorat Sosialisasi dan Komunikasi BPIP, Andy Apriyanto menyebut kegiatan ini menjadi cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ideologi Pancasila.
Dia sengaja menggandeng berbagai pemangku kepentingan di wilayah. Pasalnya, baik jagabaya maupun carik merupakan ujung tombak masyarakat di tingkat desa. Melalui merekalah nilai-nilai Pancasila perlu kembali digelorakan.
"Harapan kami peserta hari ini bisa menjadi corong BPIP untuk menggelorakan kembali Pancasila," kata Andy saat ditemui seusai memberikan materi, Rabu (31/7/2024).
Andy mengakui saat ini degradasi akan nilai-nilai Pancasila sudah terjadi. Apalagi, di tengah masa digitalisasi seperti saat ini generasi muda mulai abai terhadap keberadaan Pancasila.
Dia menjelaskan, BPIP sempat menangani kejadian seorang pelajar SMK di salah satu wilayah du Jawa Timur tak mau hormat kepada bendera merah putih saat upacara. Ternyata, siswa tersebut tergabung dalam satu aliran agama yang melarang penghormatan kepada bendera. BPIP lantas melakukan advokasi.
"Satu anak saja melakukan tidakan seperti itu dan tidak ada tindakan, maka akan jadi racun, sehingga sekolah mengembalikan siswa tersebut kepada orang tua. Lalu sekarang di sekolah ada pakta integritas yang menyatakan siswa harus mengikuti aturan yang berlaku. Sampai sekarang daerah tersebut kondusif," tuturnya.
Di sisi lain, fenomena ekslusivisme juga masih ada di tengah-tengah masyarakat. Ini turut menjadi faktor menurunnya kesadaran masyarakat akan pentingnya Pancasila.
Ada sebagian kelompok yang merasa dirinya mampu, lalu melakukan flexing. Juga ada suatu komunitas tertentu yang meminta dikawal oleh Patwal untuk kegiatan yang tidak mendesak.
Menurut Andy, kondisi ini benar-benar terjadi di lapangan dan merusak nilai-nilai Pancasila. "Boleh kaya, tetapi apa iya harus flexing, itu menimbulkan kesenjangan sosial. Kami sosialisasikan kepada kaum crazy rich dan harapannya mereka paham ini tidak bagus. Ini jadi tantangan untuk terus menggelorakan nilai-nilai Pancasila," ucap Andy.
Sementara, Kepala Badan Kesbangpol Bantul, Stephanus Heru Wismantara mengapresiasi gelaran sosialisasi ini.
Menurutnya, kesadaran Pancasila merupakan tanggung jawab bersama. Salah satu yang bisa dilaksanakan adalah dengan turut menyemarakkan Hari Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia yang akan datang. "Mari kita pertahankan bersama bahwa Pancasila menjadi satu-satunya ideologi kita dalam bernegara," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.