Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Golkar dan Gerindra Kota Jogja sepakat membangun koalisi mengusung Afnan Hadikusumo dan Singgih Raharjo sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja dalam Pilkada 2024. Untuk itu, konsolodasi dengan partai lain terus dilakukan untuk membentuk koalisi besar.
Ketua DPD Golkar Kota Jogja, Agus Mulyono menjelaskan saat ini arah koalisi Golkar dengan Gerindra dan beberapa partai lainnya yang masih dikomunikasikan, yakni PKS, PPP dan PKB. “Arah [koalisi] sudah ada, tapi masih dinamis,” katanya, Selasa (6/8/2024).
Adapun untuk bakal calon, Golkar dan Gerindra sudah menyepakati mengusung Afnan Hadikusumo sebagai Wali Kota dan Singgih Raharjo sebagai Wakil Wali Kota. Ketiga partai lainnya tersebut menurutnya jugas sudah sepakat dengan hal ini.
Ketua DPC Gerindra Kota Jogja, Sinarbiyat Nujanat, menuturkan Gerindra dan Golkar sudah sama-sama sepakat mengusung kedua tokoh tersebut, sedangkan partai lainnya masih dikomunikasikan.
“Harapan Gerindra dan Golkar sangat besar pasangan Afnan-Singgih akan diusung koalisi besar, dalam hal ini kami sangat berharap dengan teman-teman PKS, PPP, PKB,” ujarnya.
Dia bahkan berharap partai lain yang lebih besar seperti PAN dan PDI Perjuangan juga bergabung dalam koalisi ini. DPC PAN Kota Jogja sebelumnya sudah memastikan akan mengusung Heroe Poerwadi sebagai wali kota, sedangkan DPC PDI Perjuangan belum menentukan sikap meski sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai dan tokoh.
Menurutnya, kondisi saat ini masih sangat dinamis sehingga segala kemungkinan masih bisa terjadi. “Politik dinamis, kami cermati perkembangan masing-masing partai dan calon, segala kemungkinan masih sangat memungkinkan,” katanya.
Ketua DPC PKB Kota Jogja, Solehul Hadi, membenarkan kemungkinan arah koalisi dengan Golkar dan Gerindra, meski belum bersifat definitif. “Sementara pandangannya Afnan-Singgih. Tetapi belum definitif, masih bersifat usulan,” paparnya.
BACA JUGA: Ahmad Luthfi Bakal Peroleh Rekomendasi dari PSI Maju di Pilkada Jateng 2024
Usulan tersebut disampaikan kepada DPP PKB, dan jika sudah disetujui maka sudah dipastikan PKB akan bergabung dengan koalisi ini. “Nanti finalnya dari komunikasi kita, misalnya PKB di DPC kemudian kita sampaikan usulkan ke DPP,” ujarnya.
Sementara itu DPD PKS Kota Jogja belum mengeluarkan Keputusan terkait koalisi karena belum mendapat rekomendasi. “Masih berproses di Jakarta, saya belum bisa memastikan rekomnya akan jatuh pada pasangan yang mana,” kata Ketua DPD PKS Kota Jogja, Nasrul Khoiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.