Freiburg vs Aston Villa, Duel Taktik di Liga Europa
Freiburg vs Aston Villa di Liga Europa diprediksi berlangsung ketat. Emery andalkan pengalaman Eropa, Freiburg kuat di kandang.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Petugas dari Polres Bantul dan Polsek Kasihan terus melakukan penyelidikan terkait pencurian di rumah milik D, 61, warga Gatak, Tamantirto, Kasihan, Bantul, yang terjadi pada Senin (5/8/2024).
Untuk diketahui, akibat aksi pencurian tersebut kerugian yang diderita korban meliputi 92 gram emas seharga Rp150 juta, kamera DSLR senilai Rp20 juta dan uang tunai sebesar Rp300.000 raib diambil maling.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan penyelidikan dan pemeriksaan saksi terus dilakukan oleh petugas. Terbaru, petugas telah mengecek CCTV.
"Dari pemeriksan CCTV, terlihat ada dua orang naik motor. Satu pengendara mengenakan atribut ojek online. Tapi, kami masih berkomunikasi apakah itu ojol terdaftar atau hanya pakai atribut saja," kata Jeffry, Kamis (8/8/2024).
Sebagaimana diketahui, nasib nahas dialami oleh D, 61, warga Gatak, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Rumah yang ditinggalinya dibobol maling, Senin (5/8/2024).
Akibatnya 92 gram emas seharga Rp150 juta, kamera DSLR senilai Rp20 juta dan ,- uang tunai sebesar Rp300.000 raib diambil maling.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, awalnya korban berangkat ke Jakarta untuk menemui anaknya dengan menaiki kereta api. Di tengah perjalanan, korban saling berkabar dengan anaknya.
Saat itu anaknya menanyakan apakah pintu rumah sudah dikunci, lalu korban mengecek CCTV dan didapatkan ada cahaya lampu dari kamar padahal sebelumnya pintu sudah tertutup dan terkunci dan lampu sudah dimatikan.
"Kemudian korban menghubungi saksi untuk mengecek kondisi rumahnya. Dan saksi menghubungi korban jika kamar korban dalam kondisi berantakan," katanya.
BACA JUGA: Rumah di Kasihan Dibobol Maling, Emas 92 Gram dan Kamera Senilai Ratusan Juta Raib
Lalu korban sampai di stasiun daerah Cirebon, Jawa Barat turun dan membeli tiket kereta untuk tujuan Jogja. Sesampai di Stasiun Jogja, korban dijemput korban dan langsung menuju rumah korban.
"Begitu sampai dicek kondisi kamar korban sudah berantakan. Sejumlah barang seperti 92 gram emas seharga Rp150 juta, kamera DSLR senilai Rp20 juta dan ,- uang tunai sebesar Rp300.000 ternyata sudah hilang," imbuh Jeffry.
Korban, kata Jeffry kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kasihan. Petugas yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. "Saat ini, kasus ini dalam penyelidikan Polsek Kasihan," ucap Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Freiburg vs Aston Villa di Liga Europa diprediksi berlangsung ketat. Emery andalkan pengalaman Eropa, Freiburg kuat di kandang.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.