Tzu Chi Sinar Mas dan Paguyuban Sinar Mas Bantu 71 Siswa SDN Kenteng 2
Misi Pendidikan Tzu Chi Sinar Mas bersama Paguyuban Sinar Mas Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di SDN Kenteng 2
Bedah buku di Pendopo Kalurahan Banguharjo, Sewon, Bantul, Rabu (14/8/2024)/Jumali
BANTUL—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY menggelar bedah buku bertajuk Konsep Ekonomi Hijau dalam Perspektif Keistimewaan DIY di Pendapa Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Rabu (14/8/2024).
Selain untuk meningkatkan literasi, bedah buku karya Aslam Ridho dan Dwinanta Nugroho tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai filosofi lokal dengan isu ekonomi global yang mendesak dipecahkan.
Anggota DPRD DIY, sekaligus penulis buku, Aslam Ridho, mengungkapkan ekonomi hijau bukan sekadar konsep melainkan sebuah panggilan untuk menjaga harmonisasi antara pertumbuhan ekonomi dan keberlangsungan lingkungan di DIY.
Apalagi, DIY memiliki filosofi Hamemayu Hayuning Bawono yang mencerminkan integrasi unik antara nilai tradisional dan modernitas. “Setiap pembangunan yang dilakukan di daerah harus mempertimbangkan aspek nilai ekonomi lingkungan. Jika tidak diperhitungkan, maka nilai ekonomi penyusutan setiap tahun, jatuhnya akan mahal,” kata Aslam, kemarin.
Jadi, konsep Hamemayu Hayuning Bawono yang saat ini ada, sejatinya sudah bagus karena hal ini berkaitan dengan nilai dan kelestarian dari bumi ke depan. Sebab, keseimbangan ekologi harus tetap dijaga.
Di bidang pertanian, Aslam mencontohkan keseimbangan ekologi dan keberlangsungan sumber daya alam harus diperhatikan. Prinsip ekologi harus diterapkan untuk memastikan pertanian tidak hanya memberikan hasil yang maksimal tapi juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan.
Terkait dengan alih fungsi lahan, Aslam juga menilai butuh kesepahaman, jika alih fungsi lahan tidak akan mengancam kelestarian cadangan pangan mengingat semua membutuhkan lahan-lahan untuk cadangan pangan.
Dwinanta Nugroho, yang juga ikut menulis buku Konsep Ekonomi Hijau dalam Prespektif Keistimewaan DIY, menilai konsep mengelola alam tanpa harus merusak harus dijalankan. Karena itu, dibutuhkan kesepahaman antara pemerintah, masyarakat dan sektor swasta agar pembangunan yang ada tidak merusak alam.
Dalam buku tersebut, Dwinanta juga mengungkapkan bagaimana DIY mencoba menyerap permasalahan ini untuk dijadikan dasar membuat kebijakan ekonomi hijau sehingga perlu mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat perlu dioptimalkan.
Dwinanta juga melihat jika DIY memiliki peluang besar terkait penerapan konsep ekonomi hijau. DIY bisa menjadi laboratorium bagi inovasi dan teknologi hijau. “Selain itu, DIY dapat memimpin dengan contoh dalam menerapkan kebijakan yang mendukung lingkungan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Misi Pendidikan Tzu Chi Sinar Mas bersama Paguyuban Sinar Mas Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di SDN Kenteng 2
PSIM Jogja resmi merekrut striker Paraguay Mauro Caballero untuk Super League 2026/27. Ia diharapkan menjadi solusi produktivitas gol Laskar Mataram.
Kasus meninggalnya Yurizal Tri Chaerawan usai 8 jam menunggu kamar RS viral. Cinta Laura soroti perlakuan terhadap pasien BPJS: martabat tak boleh bergantung pa
Pemkab Sleman mencatat lima jabatan lurah masih kosong. Pengisian akan dilakukan melalui pemilihan lurah antarwaktu sesuai Perbup Nomor 27 Tahun 2026.
Tekanan angin ban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat membuat mobil boros BBM dan meningkatkan risiko kecelakaan. Simak tekanan ban ideal dan manfaat
Mitchell Baker dan Wing Naing Tun sama-sama 4 gol di puncak top skor Piala AFF 2026. Paulo Josue, Than Paing, dan Nguyen Dinh Bac menyusul dengan 3 gol.