Defisit APBD-P 2026 Membesar, Bupati Bantul Minta OPD Berhemat
Defisit APBD-P Bantul 2026 membesar menjadi Rp154 miliar. Bupati Abdul Halim Muslih meminta OPD memperketat efisiensi anggaran.
Monkeypox atau cacar monyet./Foto-CDC
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY menyebut akan melakukan sejumlah hal untuk mengantisipasi sebaran penyakit cacar monyet di wilayahnya. Diketahui penyakit ini telah mulai menyebar di seluruh Indonesia dan DIY termasuk di antaranya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Pembajun Setyaningastutie mengatakan ada tiga hal yang diutamakan pihaknya untuk mencegah penyebaran penyakit cacar monyet.
Pertama adalah memperkuat edukasi soal penyakit itu. "Selain edukasi, kami juga melakukan skrining dan surveilans kepada masyarakat," jelasnya,
Di sisi pihaknya juga meningkatkan kompetensi fasyankes di setiap daerah agar siap jika sewaktu-waktu teridentifikasi kasus cacar monyet maka petugas sudah siap melakukan penanganan.
Pembajun menerangkan total ada tiga kasus cacar monyet yang teridentifikasi sepanjang 2023 dan 2024 di wilayahnya. Tetapi dia memastikan bahwa semua pasien sudah sembuh semua. "Semua pasien sudah sehat kembali dan semua daerah kami minta tetap siaga untuk mengantisipasi kasus itu," jelasnya.
Adapun kasus cacar monyet diketahui dengan gejala ruam dan lesi di wajah, tangan, kaki, badan, mata, mulut atau kelamin. Kemudian, gejala lainnya yakni demam, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit kepala, lesu, nyeri otot dan punggung.
BACA JUGA: Kasus Baru Cacar Monyet di Australia Meningkat dalam 15 Hari Terakhir
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan sebanyak 12 laboratorium untuk mempercepat proses pemeriksaan terhadap individu yang diduga terpapar virus monkeypox (Mpox) atau cacar monyet.
Dilansir dari Antara, Pelaksana Tugas Dirjen P2P Kemenkes, Yudhi Pramono dalam konferensi pers yang digelar secara daring di Jakarta mengatakan belasan laboratorium tersebut tersebar di sejumlah kota besar yang terbagi dalam beberapa regional.
Kemenkes optimistis upaya mitigasi persebaran virus Mpox di Indonesia bisa lebih maksimal melalui penyiapan laboratorium kesehatan tersebut karena hasil dapat diketahui detil, dan mempengaruhi upaya treatment.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Defisit APBD-P Bantul 2026 membesar menjadi Rp154 miliar. Bupati Abdul Halim Muslih meminta OPD memperketat efisiensi anggaran.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.