Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Suasana jumpa pers penyelenggaraan Jogja Book Fair 2024 pada Jumat (6/9/2024) di Ruang Werkudara Gedung DPAD DIY./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Memperingati Hari Literasi Internasional, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggandeng Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DIY menggelar Jogja Book Fair 2024 di halaman kantor DPAD DIY selama 9 hari, mulai dari 10-19 September 2024. Acara ini diharapkan dapat terselenggara secara rutin setiap tahun sebagai upaya untuk memperkenalkan berbagai aktivitas literasi yang menarik kepada masyarakat.
"Tahun lalu sudah kami selenggarakan, tahun ini tinggal beberapa hari lagi. Semoga di tahun depan dan seterusnya bisa kami selenggarakan. Ini sebagai upaya kita untuk mengajak masyarakat agar lebih mengenal berbagai kegiatan literasi yang menarik," ujar Kepala DPAD DIY Kurniawan, Jumat (6/9/2024) di Ruang Werkudara Gedung DPAD DIY.
Literasi, menurut Kurniawan, tidak hanya tentang buku maupun arsip, tetapi juga kecakapan hidup dalam banyak bidang.
Oleh sebab itu, DPAD juga menggandeng Paniradya Keistimewaan DIY, Balai Layanan Perpustakaan, Dinas Kebudayaan DIY, Dinas Koperasi DIY, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, serta Balai Bahasa Jogja untuk menggelar acara itu. "Ini menjadi ikhtiar kami dalam meningkatkan literasi di masyarakat, dan menjadi misi bersama," kata Kurniawan.
Ketua IKAPI DIY, Wawan Arif menyatakan tahun ini penyelenggaraan Jogja Book Fair lebih besar dari tahun lalu. "Tahun ini jelas lebih besar. Mulai dari harinya yang sampai 9 hari, ratusan jumlah penerbit, sejuta lebih buku. Diskon yang kami berikan bahkan mencapai 80 persen," katanya.
Jogja Book Fair 2024 juga melibatkan berbagai komunitas, pegiat buku, penulis, budayawan, seniman, mahasiswa, pelajar, bahkan setingkat PAUD-TK. Dia menjelaskan bahwa pameran akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba-lomba, talkshow, diskusi buku, pertunjukan puisi, musik, dan cerpen, workshop, wisata buku, gim buku, dan sebagainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.