PDIP Kota Jogja Tanam 300 Pohon dan Gelar Simulasi Bencana
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai (berdiri memegang mikrofon) saat menyampaikan materi dalam agenda bedah buku berjudul Mendukung Pertumbuhan Anak Ideal dengan Gizi Sehat Atasi Stunting yang digelar di Pedukuhan Biru, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Rabu (18/9/2024)./David Kurniawan
SLEMAN—Dinas Perpustakaan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Mendukung Pertumbuhan Anak Ideal dengan Gizi Sehat Atasi Stunting di Pedukuhan Biru, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Sleman, Rabu (18/9/2024).
Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang tumbuh kembang dan kesehatan anak, sekaligus sebagai salah satu upaya mempertahankan peringkat DIY sebagai daerah dengan minat baca tertinggi se-Indonesia.
Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, mengatakan sebagai wilayah dengan budaya literasi tertinggi di Indonesia, maka ada upaya mempertahankan agar tidak direbut oleh daerah lain. Karena itu, DPAD dan DPRD DIY menggelar program bedah buku yang diselenggarakan di sejumlah wilayah di kabupaten/kota di DIY.
“Kalau tidak ada upaya mempertahankan, maka peringkat DIY bisa turun. Maka, dilakukan berbagai upaya agar peringkat membaca terbaik bisa terus dipertahankan,” kata Anton, Rabu siang.
Menurut dia, manfaat lain dari bedah buku tidak hanya untuk mengenalkan budaya literasi di Masyarakat. Pasalnya, juga bisa memberikan penambahan pengetahuan dan wawasan. “Buku adalah jendela ilmu, maka harus dibaca agar wawasannya bisa bertambah,” katanya.
Anton tidak menampik, saat ini untuk meningkatkan minat baca di masyarakat bisa lebih mudah. Hal ini dikarenakan Pemerintah DIY sudah memiliki perpustakaan digital di aplikasi i-Jogja dengan koleksi sekitar 300.000 judul buku.
“Semuanya lengkap dan bisa diakses dengan mengunduh aplikasi i-Jogja. Tapi, saran saya yang dibaca yang ringan-ringan dan mudah diaplikasikan sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan,” katanya.
Untuk tema bedah buku, Anton mendorong kepada masyarakat agar semakin sadar berkaitan dengan pengasuhan anak yang ideal sehingga tidak terjadi kasus stunting atau kekerdilan akibat kurangnya asupan gizi.
Dia mengaku, buku yang dibahas bisa memberikan wawasan dan pengetahuan untuk mencetak generasi muda yang unggul dan berkualitas. “Sehingga bisa melahirkan generasi muda yang cerdas dan memiliki prestasi yang tinggi,” katanya.
Ketua Tim Bedah Buku DPAD DIY, Sri Wahyudi, mengatakan tujuan utama penyelenggaraan bedah buku yakni untuk meningkatkan budaya literasi di masyarakat. Karena itu, kegiatan ini dilaksanakan di seluruh wilayah DIY. “Buku ini bisa menjadi panduan untuk belajar bagi peserta yang ikut dalam kegiatan bedah buku,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah mengawal isu PHK buruh garmen di Jawa Tengah melalui verifikasi, mediasi, dan perlindungan hak pekerja.
DPC PDIP Kota Jogja Gelar Refleksi Kudatuli 1996, Eko Suwanto Ajak Kader Jaga Konstitusi & Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
Tiket konser perdana YE di Jakarta mulai dijual 29 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Harga tiket mulai Rp1,875 juta melalui kanal resmi.