MK Larang Dana Pendidikan Biayai MBG Mulai 2028, Ini Dampaknya
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Tiga paslon menunjukkan nomor urut hasil rapat pleno pengundian nomor urut di Kantor KPU Bantul, Senin (23/9/2024). – Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) untuk Pilkada Bantul 2024 yang digelar di Kantor KPU Bantul, Senin (23/9/2024) telah berlangsung.
Berdasarkan hasil undian nomor urut, paslon Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi mendapatkan nomor urut Satu. Paslon Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta mendapatkan nomor urut 2 dan paslon Joko Budi Purnomo-Rony Wijaya Indra Gunawan mendapatkan nomor urut 3.
Pengundian nomor urut sendiri dipimpin langsung oleh Ketua KPU Bantul Joko Santosa. Ketiga paslon sendiri menampilkan kreativitas yang berbeda saat datang ke kantor KPU Bantul.
Paslon Joko Budi Purnomo- Rony Wijaya Indra Gunawan (Jonny) yang datang lebih dahulu, menampilkan tari wayang orang. Pasangan yang diusung oleh PDIP, Demokrat, PPP, PKS, Partai Ummat, dan Perindo tersebut tiba di kantor KPU Bantul pada pukul 09.30 WIB.
BACA JUGA: Pilkada Bantul, Pengundian Nomor Urut Jadi Ajang Kreativitas Pasangan Calon
Mengenakan jip, dan biru muda, celana panjang, sepatu, dan peci berwarna hitam, Joko-Rony kemudian turun dan menari di belakang penari menggunakan pakaian anoman dan tokoh wayang.
Ketua Bapilu pasangan Jonny, Suratman mengatakan, jika tarian yang ditampilkan dan dimainkan oleh Joko-Rony adalah tarian hasil kreasi dari bakal calon bupati Bantul Joko Budi Purnomo. "Itu hasil kreasi dari Pak Joko," kata Suratman, di sela-sela acara.
Setelah paslon Jonny, rombongan Paslon yang datang adalah Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta. Pasangan yang diusulkan oleh PKB, Gerindra, Golkar, NasDem, PSI, Partai Gelora, Partai Hanura, Partai Buruh, PKN, dan Partai Garuda itu datang dengan menggunakan mobil hias berbentuk perahu.
Halim-Aris datang ke Kantor KPU Bantul menggunakan baju putih dan celana coklat dan peci hitam pada pukul 10.20 WIB.
"Kami sengaja menggunakan mobil hias bentuk kapal. Ini sesuai dengan visi dan misi dari DIY menyongsong abad samudra," kata Lo Paslon Halim Aris Muslim Atmaja.
Sementara rombongan paslon terakhir yang datang adalah Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi. Pasangan yang mengenakan baju merah dan putih serta berpeci ini datang bersama dengan rombongan menggunakan perkusi dan sapu. Paslon Untoro-Wahyudi juga sempat menyapu halaman depan KPU Bantul.
"Makna kami menggunakan sapu lidi dan bersih-bersih sesuai dengan tujuan kami yakni ingin bersih-bersih dan menciptakan Bantul yang bersih," kata salah satu tim pemenangan Untoro-Wahyudi, Herry Fahamsyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Retno Marsudi menyebut perubahan iklim memperparah krisis air dunia dan mendorong kolaborasi untuk mempercepat pencapaian SDGs 2030.
Satlantas Polres Bantul membuka layanan SIM Keliling dan Samsat Keliling di Bantul Creative Expo 2026 pada 1 dan 8 Agustus malam.
Indonesia membuka pendaftaran film nasional untuk Academy Awards ke-99. Simak syarat dan batas waktu pendaftarannya.
Kebakaran menghanguskan 12 rumah dinas di Aspol Panularan Solo. Sebanyak 10 keluarga terdampak, sementara penyebab pasti masih diselidiki polisi.
PB PGRI menyambut putusan MK yang melarang dana pendidikan 20 persen digunakan untuk MBG dan meminta anggaran fokus pada substansi pendidikan.