BEDAH BUKU: Anak yang Sehat Lahir dari Peran Aktif Keluarga

Media Digital
Media Digital Senin, 23 September 2024 22:57 WIB
BEDAH BUKU: Anak yang Sehat Lahir dari Peran Aktif Keluarga

Agenda bedah buku berjudul Anak Sehat Anak Hebat, Membentuk Masa Depan Cerah yang digelar DPAD DIY di Pedukuhan Konteng, Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Sleman, Senin (23/9/2024)./Catur Dwi Janati

SLEMAN—Membentuk generasi yang sehat menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian beragam elemen saat ini, utamanya dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY berupaya mengulas isu tersebut bersama masyarakat dalam bentuk bedah buku.

Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, mengungkapkan dari agenda bedah buku yang diselenggarakan, minat baca masyarakat di DIY diharapkan dapat terus meningkat. Apalagi bedah buku yang digelar DPAD DIY bekerja sama dengan DPRD DIY ini menyasar berbagai wilayah di DIY, sehingga cakupan wilayah yang terdongkrak minat bacanya juga bisa semakin luas. “Kegiatan bedah buku ini untuk meningkatkan minat baca masyarakat, baik literasi digital, membaca dan menulis,” kata Anton dalam acara bedah buku berjudul Anak Sehat Anak Hebat, Membentuk Masa Depan Cerah yang digelar di Pedukuhan Konteng, Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Sleman, Senin (23/9/2024).

Di Konteng, Sumberadi, upaya meningkatkan minat baca masyarakat dilakukan dengan bedah buku berjudul Anak Sehat Anak Hebat, Membentuk Masa Depan Cerah. Dari buku ini, Anton ingin masyarakat mengetahui bagaimana langkah membentuk anak yang sehat sebagai generasi penerus bangsa.

Salah satunya memahami apa saja yang perlu disiapkan untuk membangun kesehatan anak, baik kesehatan fisik maupun mental. Buku yang dibedah dapat menjadi pegangan bagi masyarakat dalam mengawal kesehatan anak. “Buku ini bisa menjadi handbook, informasi terkini bagaimana menjalankan strategi untuk mencetak generasai muda untuk menyambut Generasi Emas di 2045,” katanya.

Anton juga berpendapat generasi yang sehat dapat dibentuk dari lingkungan terkecil yakni keluarga. Peran lingkungan juga penting untuk membentuk generasi sehat. “Jadi, untuk menciptakan anak sehat harus dimulai dari keluarga, baru lingkungan secara berjenjang,” katanya.

Orang tua memegang peranan penting untuk membangun generasi sehat dan hebat. Terlebih, orang tua merupakan pihak yang paling tahu potensi dan karakter anak, termasuk asupan makanan dan nutrisi yang dikonsumsi anak. “Asupan makanan tidak perlu mahal, yang penting sehat, bergizi sempurna. Kami ingin anak-anak yang hebat terbentuk dari keluarga yang hebat, makanan yang hehat dan lingkungan yang hebat,” kata Anton.

Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan DPAD DIY, Muhamad Rosyid Budiman, menambahkan cakupan bedah buku yang diinisiasi DPAD DIY menyasar 222 lokasi di seluruh DIY. “Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi, mendapatkan bahan pustaka sehingga harapannya tingkat kegemaran membaca masyarakat tinggi,” katanya.

Dengan gemar membaca buku, maka ilmu yang didapat makin banyak. Muaranya, ketika ilmu diterapkan maka dapat meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat. “Niatnya seperti itu biar masyarakat senang membaca. Kalau masyarakat senang membaca, maka otomatis ada informasi yang masuk, sehingga masyarakat makin pintar, makin paham sehingga bisa memanfatkan ilmunya dan otomatis ekonominya juga meningkat.” (BC)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online