Duet Serasi Fitur Grand Vitara, Santai Hadapi Macet di Tanjakan
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Executive General Manager PT.Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Aribawa bersama jajarannya, melakukan audiensi menemui Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwana X, didampingi oleh Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono. Audiensi berlangsung di Gedhong Wilis, Komplek Kepatihan Yogyakarta pada Jumat (20/9/2024)./ Ist
JOGJA—Pemerintah segera akan menerapkan program subsidi tepat bahan bakar minyak jenis pertalite khusus kendaraan roda 4. Dalam rangka sosialisasi program tersebut, Executive General Manager PT.Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Aribawa bersama jajarannya, melakukan audiensi menemui Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwana X, didampingi oleh Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono. Audiensi berlangsung di Gedhong Wilis, Komplek Kepatihan Yogyakarta pada Jumat (20/9/2024).
Audiensi ini bertujuan untuk memohon dukungan dari DIY terkait dengan rencana pelaksanaan subsidi tepat untuk pertalite, dimana saat ini telah dilakukan beberapa program sosialisasi kepada masyarakat sehingga membutuhkan dukungan DIY agar program bisa tereksekusi dengan baik. Hal ini disampaikan oleh Aribawa saat wawancara seusai audiensi.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DIY bersama Pemda DIY mendukung penuh program ini, dengan catatan program disosialisasikan dengan baik kepada seluruh masyarakat. Sri Sultan juga meminta untuk berkoordinasi dengan SKPD maupun OPD terkait agar program bisa terlaksana, serta dilakukannya monitoring dan evaluasi secara rutin.
“Sebenarnya kami sudah melakukan sosialisasi mulai beberapa bulan terakhir. Kami secara umum terus mendorong masyarakat bagaimana cara melakukan pendaftaran melalui program subsidi tepat yakni melalui website subsidi tepat mypertamina.id,” ungkap Aribawa. Pertamina Patra Niaga terus mendorong program sosialisasi, sehingga ketika pemerintah melakukan penerapan program tersebut, diharapkan masyarakat DIY sudah siap.
Aribawa juga menjelaskan bahwa pendaftaraan sudah dimulai, dengan target sasaran seluruh pemilik kendaraan roda 4, khususnya yang berbahan bakar bensin dan menggunakan pertalite. Sementara ini progres sudah mencapai kurang lebih 44%, dengan harapan pada akhir September angka 100% dapat tercapai.

Aribawa menambahkan, program subsidi tepat juga menjangkau gas LPG 3kg. Dikatakan olehnya, saat ini seluruh konsumen masyarakat yang membeli LPG 3kg wajib menunjukkan NIK guna pendataan. Ia tegaskan bahwa stok BBM dan solar tersedia secara aman dan supply kepada masyarakat juga berjalan dengan lancar.
Sementara, Sr Manager Opt. & Maint. JBT, Yock Yorlando, menyampaikan bahwa per bulan lalu telah dioperasikan jalur pipanisasi CY (Cilacap – Yogyakarta III) yang diameternya lebih besar yaitu 16 inch. “Beroperasinya pipa itu maka ketahanan stok di DIY secara keseluruhan tentunya akan lebih baik dan stabil, siap untuk mendukung semua program pemda dalam pariwisata dan yang lainnya, kami sampaikan tadi bahwa fasilitas kita sudah meningkat drastis dalam sisi supply dan juga dalam sisi distribusi,” jelasnya. Ia menambahkan, ketersediaan BBM menjadi ujung tombak untuk memastikan seluruh kendaraan, semisal bus yang masuk ke area wisata terpenuhi akan kebutuhan solarnya.
Program subsidi tepat di DIY masih pada tahap sosialisasi pendaftaraan dan pendataan, terkait waktu dimulainya penerapan program masih menunggu ketetapan dari pemerintah. Diimbau kepada seluruh warga DIY agar segera melakukan pendaftaran kendaraan roda 4 melalui mypertamina.id. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.