Galaxy Watch Ultra2 Andalkan AI untuk Dukung Aktivitas Outdoor
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.
Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai (berdiri) saat menyampaikan materi dalam acara bedah buku berjudul Gen-Z Hegemoni, Kreasi dan Inklusi di Pedukuhan Gejawan Wetan, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Sleman, Rabu (25/9/2024)./David Kurniawan
SLEMAN—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku di Pedukuhan Gejawan Wetan, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Sleman, Rabu (25/9/2024). Kali ini buku yang dibedah berjudul Gen-Z Hegemoni, Kreasi dan Inklusi.
Ketua Tim Bedah Buku DPAD DIY, Sri Wahyudi, mengatakan bedah buku yang digelar merupakan bentuk komitmen dari Pemda DIY untuk meningkatkan budaya membaca masyarakat di Bumi Mataram.
Dia tidak menampik untuk saat ini DIY menduduki peringkat teratas dalam hal membaca. Hanya saja, intesitasnya juga masih butuh peningkatan agar peringkat terbaik ini bisa terus dipertahankan “Salah satunya dengan bedah buku ini. Tetapi, masih banyak program literasi yang dimiliki DPAD DIY yang bisa diakses masyarakat secara luas,” kata Wahyudi, Rabu.
Selain bedah buku, program lain yang dikembangkan adalah perpustakaan digital melalui aplikasi i-Jogja. Di perpustakaan digital ini banyak jenis buku yang bisa diakses dengan berbagai kategori mulai dari bacaan yang ringan hingga berat. “Tinggal dipilih karena layanan i-Jogja bisa diakses secara gratis. Koleksi bukunya ada lebih dari 300.000 eksemplar,” katanya.
Wahyudi menambahkan, tujuan bedah buku tidak hanya untuk meningkatkan minat baca. Pasalnya, dengan membaca buku, maka pengetahuan dan wawasan yang dimiliki juga bertambah. “Salah satu ciri orang pintar adalah sering dan gemar membaca buku. Makanya, kami mengajak orang tua untuk membiasakan anak untuk membaca sehingga bisa tambah pintar,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai. Menurut dia, anakanak muda saat ini lebih banyak ketimbang orang tua. Karena itu, dengan diselenggarakannya bedah buku berjudul Gen-Z Hegemoni, Kreasi dan Inklusi, diharapkan bisa menjadi panduan dalam mengasuh anak.
Menurut dia, perkembangan teknologi informasi seperti pisau bermata dua, yakni bisa memberikan dampak positif dan negatif. Karena itu dalam pengawasan, orang tua harus bisa berperan menjadi seorang teman agar anak tidak salah pergaulan. “Internet ini sangat bermanfaat bisa menambah pengetahuan. Tapi, juga ada ancamannya seperti judi online, kecanduan gim dan lainnya sehingga harus benar-benar diawasi,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.
KPK mengangkut dua mobil sitaan dari Pendopo Bupati Lombok Barat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap proyek senilai Rp12,4 miliar.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.