Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Instalasi citraleka WJNC #9 yang dipasang oleh Dispar Kota Jogja di salah satu sudut YIA, Senin (30/9/2024)./Istimewa
JOGJA—Dalam waktu dekat, Kota Jogja akan merayakan hari jadinya yang ke-268, tepatnya pada 7 Oktober mendatang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jogja selalu dimeriahkan dengan salah satu gelaran yang ikonik, yakni Wayang Jogja Night Carnival (WJNC).
Event ini digelar dalam bentuk pertunjukan seni hasil kreasi 14 kemantren se-Kota Jogja. Masingmasing kemantren tersebut menampilkan berbagai potensi seni budaya yang dimiliki.
Setiap tahunnya, WJNC selalu mendapat perhatian dari wisatawan luar kota bahkan luar negeri. Oleh karena itulah, untuk kian menghidupkan gaung WJNC, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja memasang beberapa citraleka di Yogyakarta Interantional Airport (YIA).
Citraleka yang terpasang berupa photo booth, manekin, hingga hiasan tugu yang merepresentasikan kawasan Tugu dan pagelaran WJNC. Setidaknya ada dua titik yang menjadi citraleka WJNC.
Sekretaris Dispar Kota Jogja, Muhammad Zandaru menyebut, salah satunya dipasang di dalam tepatnya di dekat area bagasi. Sementara lainnya dipasang di sisi luar atau di dekat area penjemputan maupun akses ke kereta bandara. “Citraleka di YIA akan dipasang hingga 8 Oktober 2024,” ujar Zandaru, Senin (30/9/2024).
Sejauh ini, kata Zandaru, antusiasme wisatawan dari luar kota maupun luar negeri sangat tinggi. Beberapa mitra Dispar Kota Jogja seperti Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) bahkan sudah menerima berbagai permintaan informasi terkait dengan gelaran WJNC.
Sebagai catatan, pada gelaran sebelumnya, WJNC dihadiri oleh 40.000 penonton secara langsung dan 30.000 penonton yang menyaksikan via live streaming.
Sementara untuk gelaran tahun ini, kata Zandaru, ada yang berbeda. Khusus untuk gelaran WJNC tahun ini, ada tambahan peserta dari beberapa kota lain. Di antaranya adalah Ponorogo (Jawa Timur); Kabupaten Barito Timur; Bandung, Jawa Barat, dan juga Semarang (Jawa Tengah).
Untuk itu, Zandaru turut mengajak masyarakat untuk bisa menyaksikan secara langsung pertunjukkan seni yang ditampilkan oleh 14 kemantren. “Kalau mau lebih nyaman bisa memakai gelang. Gelang itu mungkin dalam mingguminggu ini di-share saat mendaftar. Ada 1.500 yang bergelang gratis. Penonton bergelang akan mendapatkan lokasi yang lebih nyaman. Untuk lebih jelasnya, silakan simak lengkapnya di laman resmi WJNC Official,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.
Putin membatasi pengungkapan data minyak dan energi Rusia, termasuk harga, pembeli, rute pengiriman, hingga kapasitas kilang.
Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi. DPRD mengusulkan perbaikan lewat BTT dan meminta rute dikaji ulang.
Eksekutif New York Times Jonathan McKinsey tewas ditembak di California. Dua mertuanya ditahan atas dugaan pembunuhan.
Ada 108 pilihan pekerjaan dalam KTP-el dan KK. Cek daftar lengkapnya serta aturan untuk content creator dan driver online.