Bank Jateng Friendship Run Boyolali Satukan Semangat Persahabatan dan Dorong UMKM
Lebih dari 1.000 pelari mengikuti Bank Jateng Friendship Run Boyolali 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Boyolali, Minggu (30/8/2026).
Pelaksanaan bedah buku berjudul Pilar Pertumbuhan Anak, Menciptakan Fondasi Sehat untuk Kesuksesan Masa Depan yang digelar di Pedukuhan Candirejo, Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Rabu (2/10/2024)./David Kurniawan
SLEMAN—Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, prihatin dengan masih adanya aksi kekerasan jalanan atau biasa disebut klithih di wilayah Bumi Mataram. Hal ini ia sampaikan saat menjadi narasumber bedah buku berjudul Pilar Pertumbuhan Anak, Menciptakan Fondasi Sehat untuk Kesuksesan Masa Depan di Pedukuhan Candirejo, Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Rabu (2/10/2024).
Agenda bedah buku ini merupakan program yang digagas Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY. Dijelaskan Anton, upaya pencegahan rutin dilakukan aparat kepolisian dengan menggelar patrol di daerah rawan.
Hanya saja, aksi kekerasan jalanan masih terus terjadi sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. “Tidak hanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat [kamtibmas], aksi klithih bisa berdampak luas karena bisa berpengaruh ke kondisi wisata. Maka, aksi ini harus dicegah,” kata Anton.
Dia menjelaskan, upaya pencegahan bisa dilakukan dengan memanfaatkan peran keluarga. Ia mengakui, keberadaan orang tua bisa memiliki peran yang penting, salah satunya dengan terus memberikan perhatian tumbuh kembang anak sehingga tidak salah pergaulan. “Peran keluarga sangat penting karena anak yang hebat ini dimulai dari keluarga,” katanya.
Anton mengakui, di dalam mengasuh anak, orang tua tidak hanya mengawasi, namun juga harus memberikan contoh yang baik seperti membaca buku dan lainnya. “Anak zaman sekarang tidak bisa hanya disuruh, tapi harus diberikan contoh dengan cara mengajarkanya secara langsung. Misalnya orang tua rajin membaca buku, nanti sang anak lama kelamaan akan mengikuti sehingga rajin membaca buku,” katanya.
Menurut dia, untuk mencetak generasi muda unggul, peserta bedah buku bisa mempelajari buku yang sudah dibagikan. “Tujuan bedah buku tidak hanya meningkatkan minat baca, tapi juga menambah pengetahuan dan wawasan,” katanya.
Ketua Tim Bedah Buku DPAD DIY, Sri Wahyudi, mengatakan program bedah buku terselenggara berkat kerja sama dengan DPRD DIY. Diharapkan melalui kegiatan ini, maka budaya membaca di Bumi Mataram bisa terus ditingkatkan. “DIY menjadi provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi di Indonesia. Harapannya dengan bedah buku ini, maka prestasi tersebut bisa terus dipertahankan,” katanya.
Menurut dia, upaya meningkatkan literasi di masyarakat tidak hanya lewat bedah buku. Kantor DPAD DIY juga membuka kegiatan wisata edukasi kepada masyarakat. “Banyak fasilitas yang ada di Kantor DPAD DIY, mulai dari bioskop enam dimensi, diorama tentang sejarah perkembangan DIY. Di sisi lain, kami juga memiliki perpustakaan digital yang bisa diakses melalui i-Jogja,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 1.000 pelari mengikuti Bank Jateng Friendship Run Boyolali 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Boyolali, Minggu (30/8/2026).
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat Desember 2026. Pengamat Hardjuno Wiwoho meminta pengawasan ketat agar aturan tak disalahgunakan.
Bupati Sidoarjo Subandi memastikan santri yang diduga keracunan MBG telah ditangani. Pemkab akan mengecek SPPG penyedia makanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo 2 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di beberapa stasiun.
Jadwal KSPN Jogja 2 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 2 September 2026 tersedia dalam 12 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.