Langkah Nyata Sleman Menjemput Kemakmuran di Hari Kemerdekaan
Pada momentum kemerdekaan tersebut, Harda mengajak masyarakat sejenak melangkah mundur melintasi lorong waktu untuk mengingat detik-detik kemerdekaan.
Harda Kiswaya berbincang dengan petani bawang merah di Padukuhan Sawahan, Kalurahan Pandowoharjo, Sleman, Senin (7/10/2024)./Istimewa
SLEMAN—Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa melakukan penanaman bawang merah bersama petani lokal di Padukuhan Sawahan, Kalurahan Pandowoharjo, Sleman, Senin (7/10/2024).
"Bawang merah bisa menjadi alternatif bagi petani Sleman. Dengan masa tanam yang pendek dan harga komoditas yang relatif stabil, bawang merah berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani di Sleman," ujar Harda melalui siaran pers yang diterima Harianjogja.com, Selasa (8/10/2024).
Mantan Sekretaris Daerah Sleman itu menambahkan bahwa tugas pemerintah adalah mengoptimalkan segala potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pertanian.
Jika terpilih memimpin Sleman, ia bersama Danang Maharsa berjanji akan mendorong pengembangan potensi bawang merah di Pandowoharjo. "Kami akan berdiskusi bersama para ahli pertanian untuk mencari cara agar petani mendapatkan nilai tambah dari hasil pertanian mereka," ucap Harda.
Sementara itu, salah satu pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pandowo Mulyo, Edi Susanto menyampaikan bahwa penanaman bawang merah di Pandowoharjo telah dimulai sejak 2010. "Awalnya hanya sedikit yang menanam bawang merah. Namun setelah diketahui bahwa tanah di sini cocok, perlahan petani lain mulai mengikuti," ujar Edi.
Saat ini, sekitar lima hektare lahan di Pandowoharjo telah ditanami bawang merah. Menurut Edi, bawang merah menjadi pilihan bagi sebagian besar petani karena masa tanamnya hanya dua bulan dan harganya relatif stabil di pasaran, jika dibandingkan dengan komoditas lain seperti cabai yang harganya cenderung fluktuatif.
Edi berharap pasangan Harda-Danang dapat mewujudkan Pandowoharjo sebagai sentra bawang merah di Sleman, bahkan di seluruh DIY. "Semoga Pak Harda dan Mas Danang terpilih di Pilkada 2024 dan menjadikan Pandowoharjo sebagai sentra bawang merah.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada momentum kemerdekaan tersebut, Harda mengajak masyarakat sejenak melangkah mundur melintasi lorong waktu untuk mengingat detik-detik kemerdekaan.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.