Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi
harianjogja.com, JOGJA—Penyelidikan kasus dugaan penipuan dalam event senam, sepeda dan jalan gembira dengan tersangka WAH masih terus dilanjutkan. Polisi mendapati dari pengakuan tersangka, motifnya membatalkan kegiatan tersebut karena sudah merugi.
Kasatreskrim Polresta Jogja, AKP Probo Satrio, menjelaskan saat ini pihaknya masih terus memeriksa saksi-sakai. “Ini sudah tujuh saksi. Dari peserta satu, kemudian instruktur senamnya ada empat, terus dari penyewa tenant itu satu, dari panggung,” ujarnya, Rabu (9/10/2024).
Pihaknya juga akan masih terus menambah pemeriksaan saksi, yakni dari peserta dan dari pihak sponsor. Dari keterangan pelaku, event ini melibatkan beberapa sponsor, 35 tenant dan sekitar 600 peserta. “Pembeli tiket kita periksa satu-dua aja, kalau dia pernah jadi korban, sesuai pengakuan dia,” paparnya.
Saat ini, pihaknya juga belum bisa menaksir total kerugian dari event ini. Adapun harga sewa setiap tenant yakni RP250.000 dan Rp300.000 dan harga tiket peserta Rp15.000, Rp20.000 dan RP25.000. “Tapi jumlahnya [masing-masing kategori] yang belum diketahui berapa,” ungkapnya.
Kemudian dari keterangan tersangka, polisi mendapati jika WAH membatalkan event tersebut karena sudah merugi. “Kalau menurut dia, dia ini ya merugi. Jadi spontan [dibatalkan] karena rugi, untuk beli doorprize tidak sesuai yang di brosur,” kata dia.
Pihaknya juga mendapati jika WAH menjadi event organizer sendirian dalam event tersebut, sehingga WAH sendiri yang mengurus semua keperluan. “EO abal-abal, semua dia yang mengurus. Diurus sendiri, cuma di proposal menyebut nama-nama, yang itu karangan dia,” ujarnya.
seperti diketahui, WAH merupakan oknum PNS yang bekerja di Rupbasan Kelas 1 Yogyakarta. Ia menggelar event senam, sepeda dan jalan gembira memperingati HUT Jogja ke 268 di Alun-Alun Selatan pada Minggu (6/10/2024) pagi.
Event tersebut tidak berjalan walau di lokasi sudah ada ratusan peserta, panggung, tentant dan beberapa pihak terkait. Pasca kejadian ini, WAH ditetapkan tersangka dan ditahan oleh Polresta Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.